Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Kehadiran Tol Banda Aceh-Sigli Majukan Perekonomian Daerah

Kehadiran Tol Banda Aceh-Sigli Majukan Perekonomian Daerah

Kamis, 29 Agustus 2019 19:29 WIB

Font: Ukuran: - +

Pekerja menyiramkan air di badan jalan tol Seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang di Aceh Besar, Jumat (21/6/2019). [Foto: Kementerian PUPR/Antara]

DIALEKSIS.COM | Aceh Besar - Pemerintah sedang membangun tol Sigli-Banda Aceh (bagian dari proyek tol Trans Sumatera) yang salah satu titiknya berada di seksi 5-6 di Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

Asisten II Setda Aceh Besar, M Ali mengatakan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menilai kehadiran jalan tol di kabupaten setempat akan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan menyejahterakan masyarakat.

M Ali menyampaikan hal itu di sela-sela pemberian santunan kepada 88 anak yatim dan tepung tawar (peusijuk) dalam mengawali pembangunan jalan tol Sigli-Banda Aceh seksi 5-6 di Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Kamis (29/8/2019). 

Pembangunan jalan tol merupakan tuntutan perkembangan zaman, katanya. Apalagi saat ini arus transportasi darat semakin padat dan kerapkali menimbulkan kemacetan.

"Kita berharap kehadirannya dapat memberikan manfaat dan memajukan daerah kita tercinta ini," kata Ali, seperti dilansir Antara.

Adapun peusijuek pembangunan ruas jalan tol Sigli-Banda Aceh Seksi 5-6 dipusatkan di Gampong Klieng Cot Aron, Kecamatan Baitussalam, oleh Tgk Muslem H Syamsuddin didampingi Muspika dan tokoh masyarakat setempat.

Camat Baitussalam, Abubakar menjelaskan sejumlah gampong/desa di wilayahnya tersebut akan dilewati jalan tol yang menghubungkan Sigli-Banda Aceh.

"Kita berharap pembangunan jalan tol ini bermanfaat bagi kita dan anak cucu di masa mendatang," katanya.

Pemerintah telah menetapkan pembangunan ruas jalan tol Sigli-Banda Aceh sepanjang 74 KM tersebut sebagai salah satu proyek strategis nasional (PSN) di Provinsi Aceh.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meresmikan pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli pertengahan Desember 2018, sebagai upaya memudahkan mobilitas masyarakat dan barang di daerah untuk pertumbuhan ekonomi.

Jokowi meyakini, kerja keras Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, perusahaan BUMN terkait, dan sejumlah kepala daerah, maka pembangunan akan berjalan cepat. (me/Antara) 

Editor :
Makmur Emnur

riset-JSI
Komentar Anda