Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Beranda / Berita / Nasional / Ichsanudin Noorsy: Fitnah Terhadap Mentan Adalah Upaya Pembunuhan Karakter

Ichsanudin Noorsy: Fitnah Terhadap Mentan Adalah Upaya Pembunuhan Karakter

Kamis, 14 Juni 2018 16:04 WIB


Dialeksis.com - Pakar ekonomi Ichsanudin Noorsy menyebut fitnah terhadap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sangat keji dan merupakan upaya pembunuhan karakter. Hal ini ditegaskan Ichsanudin Noorsy menanggapi beredarnya Info Grafis berisi kabar bohong (hoax) di sebuah portal terhadap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang dituduh mempunyai hubungan dekat dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita.

Noorsy mengatakan Info Grafis dalam dunia digital adalah sarana untuk membunuh karakter oleh pihak tertentu, terhadap orang-orang yang tidak disukai.

“Maka (saat menerima) informasi semacam ini harus dikonfirmasi berlapis ke beberapa kalangan. Harus ditelaah, apakah berhubungan dengan kinerja yang dikorbankan, baik pihak laki-laki maupun perempuan." ujarnya, Selasa (12/6/2018)

Menurut Noorsy, Menteri Amran Sulaiman saat ini tengah berhadapan dengan mafia impor, menyusul kebijakannya yang tidak menguntungkan importir bahan pangan. Mereka ini (importir-red) punya kekuatan menggunakan semua saluran untuk membunuh karakter pihak yang dianggap merugikannya.

"Dulu pada 2001, saya pun mengalami hal yang sama. Mereka main fisik, menggunakan penegak hukum dari dua warna seragam yang berbeda, menggunakan preman, dan media massa." Jelas Noorsy mengingat apa yang dialaminya setelah melakukan kajian-kajian  yang merugikan mafia impor kala itu.

Namun menurut Noorsy,  Menteri Amran tak perlu gentar. Karena memang kebijakan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam rangka membangun Kedaulatan Pangan pasti akan berhadapan berbagai kepentingan dalam perindustrian, perdagangan, maupun instansi lain yang bersinggungan dengan bisnis bahan pangan.

"Tetap saja konsisten, membangun Kedaulatan Pangan. Nanti akan terbukti siapa yang berpihak pada siapa." ujarnya. Noorsy pun dengan tegas  mendukung penuh langkah kebijakan yang dilakukan Menteri Pertanian.

Sementara itu, terkait fitnah dan hoax,  Kepolisian Daerah Metro Jaya sudah menangkap dan menetapkan status tersangka terhadap pelaku penyebaran hoax berisi fitnah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Bupati Pandeglang Ira Narulita.

Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya telah membekuk Andi Mahfuri (24) di rumahnya di Cepedak, RT 03/01 Purworejo, Jawa Tengah karena terbukti telah menyebar hoax di media sosial.

Pria bernama lengkap Immawan Andi Mahfuri ini memberikan informasi bohong terkait hubungan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dan Bupati Pandeglang, Irna Narulita. 

Dari hasil investigasi Tim Cyber yang melacak percakapan WhatsApp, Menteri Pertanian dan Bupati Pandeglang tidak pernah ada komunikasi sama sekali. Semua informasi dan gambar-gambar yang diedarkan tersangka adalah hasil karangan sendiri. Adapun motif pelaku hingga kini masih diselidiki oleh pihak kepolisian. (rel)

Editor :
Sammy

IKLAN SYAMSUL RIZAL ACADEMIC LEADER 2018
Komentar Anda