Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Beranda / Gaya Hidup / Seni - Budaya / Buka Piasan Seni 2019, Aminullah: Banda Aceh Harus Bisa Bangkit dengan Ekonomi Kreatif

Buka Piasan Seni 2019, Aminullah: Banda Aceh Harus Bisa Bangkit dengan Ekonomi Kreatif

Sabtu, 14 September 2019 12:01 WIB

Font: Ukuran: - +

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Piasan Seni Banda Aceh kembali digelar di Taman Bustanussalatin (Taman Sari) mulai hari ini, Jumat (13/9/2019) hingga Minggu (15/9) mendatang.

Ajang tahunan kali ke delapan ini, dibuka dengan prosesi penabuhan Rapai oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman bersama Wakil Wali Kota Zainal Arifin dan unsur Forkopimda.

Selama tiga hari ke depan, pameran seni, panggung seni, workshop seni, panggung apresiasi, hingga aneka perlombaan bakal memeriahkan Piasan Seni Banda Aceh 2019.

Dalam sambutannya, Wali Kota Aminullah menyampaikan kegiatan tersebut merupakan kesempatan berharga bagi pegiat seni untuk unjuk kreativitas. “Bagi pelaku UMKM juga momen bagus untuk mempromosikan produk-produknya.”

Ia pun optimis, Banda Aceh mampu bangkit dengan ekonomi kreatif. “Kota kita lahannya terbatas tak seperti daerah lain. Jadi kita harus bangkit dengan kegiatan seni, UMKM, dan ekonomi kreatif lainnya,” ungkapnya.

Selain ekonomi kreatif, pariwisata juga menjadi sektor andalan. “Dengan posisi yang strategis, Banda Aceh menjadi kota transit bagi wisatawan untuk berkunjung ke kabupaten/kota lain.”

“Mari manfaatkan keuntungan tersebut dengan gencar mempromosikan setiap destinasi wisata Banda Aceh yang komplit dan tak ada di daerah lain. Beragam cagar budaya, edukasi tsunami, wisata religi, kuliner, hingga kopi terenak di dunia kita punya,” ugkap wali kota.

Dan untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, Pemko Banda Aceh juga telah mencanangkan 1.000 event dalam setahun. “Semakin banyak event, semakin besar pula perputaran uang di tengah-tengah masyarakat.”

Semakin banyak event, semakin banyak pula pengunjung atau wisatawan yang datang. “Dampaknya ekonomi akan berdenyut, tranportasi, perhotelan, rumah makan, dan usaha-usaha lainnya akan ikut terdongkrak,” ungkapnya lagi.

Kadis Pariwisata Iskandar melaporkan, Piasan Banda Aceh tahun ini mengusung tema “Inspirasi Ruang Karya”. “Selain panggung seni, ada aneka perlombaan seperti musik garapan, musikalisasi puisi, dan tari tradisi.”

“Juga ada pameran seni yang dimeriahkan oleh 32 stand yang terbagi dalam tujuh kategori, di antaranya seni musik, tari, sastra, teater, multimedia, dan handycraft,” katanya seraya berharap piasan seni ini menjadi wadah kreativitas bagi para seniman, pegiat seni, dan komunitas. (pd/rel)

Editor :
Pondek

Komentar Anda