Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Jokowi Marah, M. Nasir Djamil: Ada Sesuatu yang Direncanakan

Jokowi Marah, M. Nasir Djamil: Ada Sesuatu yang Direncanakan

Rabu, 01 Juli 2020 13:37 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indra Wijaya

Anggota DPR-RI asal Aceh, M Nasir Djamil SAg MSi.


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Politisi Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) M. Nasir Djamil menilai kemarahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam rapat kabinet kabinet tanggal 18 Juni 2020 lalu itu sengaja direncanakan.

Menurut M. Nasir Djamil, sidang kabinet yang dilaksanakan pada 18 Juni 2020 lalu dan video rapat Presiden Jokowi bersama menteri ditayangkan tanggal 28 Juni 2020. Dia melihat jeda waktu yang panjang sejak rapat kabinet tersebut dilaksanakan.

Ia mempertanyakan hal tersebut. Bisa jadi presiden saat ini sedang mencari perhatian publik ataupun sedang mengalihkan perhatian publik terkait Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Mungkin bisa jadi presiden saat ini sedang melakukan keduanya sekaligus. Bisa jadi Presiden sedang menunjukkan bahwa ia bersungguh-sungguh dalam menangani Covid-19. Jikapun nantinya mengalami kegagalan, ia tidak akan disalahkan," kata Nasir pada acara Indonesia Lawyers Club yang disiarkan langsung di stasiun TVONE, Selasa (30/6/2020) malam.

Acara yang bertema "Presiden Marah: Menteri Mana Reshuffle" ia mencermati, kasus Covid-19 di Indonesia semakin bertambah. Baik itu pasien positif, meninggal maupun yang sembuh.

"Meskipun pemerintah sudah melakukan beberapa progres itu tidak bisa kita pungkiri. Tapi ketika presiden mengatakan tidak ada progres, ini yang kemudian menyesakkan dada kita," ujarnya.

Ia mengungkapkan, sebenarnya presiden saat ini sudah diberikan Perpu No 1 Tahun 2020 yang kemudian diubah menjadi Undang-undang No 2 Tahun 2020.

"Melalui UU ini, bagaimana keuangan negara, stabilitas sistem keuangan, itu bisa dicapai oleh pemerintah. Jadi ada jalan tol yang mempermudah,"pungkasnya. (IDW).

Editor :
Zulkarnaini

Berita Terkait
    riset-JSI
    Komentar Anda