Minggu, 17 Mei 2026

  • Kopi Buntul, Rasa Gayo yang Menyimpan Cerita Cinta Kautsar
    Feature | 6 hari lalu
    Kopi Buntul, Rasa Gayo yang Menyimpan Cerita Cinta Kautsar

    DIALEKSIS.COM | Feature - Ada orang yang dikenang karena pidatonya. Ada pula yang tinggal dalam ingatan publik karena keberanian, kegigihan, dan cara ia berdamai dengan perubahan zaman. Kautsar Muhammad Yus termasuk nama yang jatuh ke kategori terakhir itu. Ia dikenal luas sebagai salah satu legenda dalam gerakan masyarakat sipil, sosok yang pernah berdiri tegak di jalan panjang aktivisme, lalu menyeberang ke dunia politik, sebelum akhirnya menemukan babak ketiganya sebagai pengusaha kopi.



  • Saat Konflik Memanas, Dek Fadh Memilih Menjadi Peneduh
    Feature | 27 hari lalu
    Saat Konflik Memanas, Dek Fadh Memilih Menjadi Peneduh

    DIALEKSIS.COM | Feature - Tidak semua kerja seorang pemimpin lahir di panggung terbuka. Ada yang berlangsung dalam diam, di ruang-ruang tertutup yang jauh dari sorotan, tetapi dampaknya terasa hingga ke denyut kehidupan masyarakat. Di situlah sisi lain Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh perlahan terbaca: seorang mediator yang bekerja menurunkan suhu konflik, bukan menambah panasnya.

  • Akil Rahmatillah dan Menjaga Suara yang Tak Terdengar
    Feature | 29 hari lalu
    Akil Rahmatillah dan Menjaga Suara yang Tak Terdengar

    DIALEKSIS.COM | Feature - Di antara riuh kabar yang saling berebut ruang dan waktu, Akil Rahmatillah memilih berjalan lebih pelan. Tubuhnya tak tinggi, sekitar 160 sentimeter, kulitnya sawo matang, dan tutur katanya tenang. Namun dari kesederhanaan itu, ia merawat sesuatu yang kian langka: kesabaran untuk mendengar, keberanian untuk menulis, dan keyakinan bahwa di balik setiap peristiwa, selalu ada suara yang layak diperjuangkan.

  • Ketika Dosen Matematika Jatuh Cinta pada Dunia Jurnalistik
    Feature | 1 bulan lalu
    Ketika Dosen Matematika Jatuh Cinta pada Dunia Jurnalistik

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pagi itu di Banda Aceh, ruang Ballroom Hotel Ayani terasa lebih sunyi dari biasanya. Bukan karena tak ada orang, melainkan karena setiap peserta larut dalam pikirannya masing-masing.

    Di antara puluhan peserta, seorang perempuan duduk tegak, matanya tertuju pada lembar soal yang seolah tak ada habisnya. Ia tak banyak bicara sejak awal. Hanya sesekali menarik napas panjang, lalu kembali menulis dengan tenang.

  • Menambah Duka, Pacuan Kuda Saat Bencana ?
    Feature | 1 bulan lalu
    Menambah Duka, Pacuan Kuda Saat Bencana ?

    DIALEKSIS.COM | Feature - “Bagaimana kami mau menonton pacuan kuda. Untuk makan saja susah. Kami bertahan hidup dalam bayang-bayang maut,” sebut Khairuddin Aman Alfi, Warga Dedamar, Bintang, Aceh Tengah. Apakah event yang dinilai banyak pihak ini menambah luka diatas luka saat negeri ini dilanda bencana, akan tetap dilaksanakan Pemda Aceh Tengah menjelang lebaran Idul Adha ini? 

  • Sepotong Hati, Sepenuh Harapan: Kisah Anak Selamatkan Ayah di Meja Operasi
    Feature | 1 bulan lalu
    Sepotong Hati, Sepenuh Harapan: Kisah Anak Selamatkan Ayah di Meja Operasi

    DIALEKSIS.COM | Feature - Seorang pria berusia 52 tahun terbaring, berjuang melawan sirosis hati akibat hepatitis B -- penyakit yang diam-diam menggerogoti fungsi tubuhnya. Di titik itu, pengobatan biasa tak lagi cukup. Satu-satunya jalan tersisa dengan transplantasi hati -- prosedur kompleks yang menjadi harapan terakhir bagi banyak pasien seperti dirinya.

  • Mungkinkah Aceh Terbebas dari Korupsi?
    Feature | 1 bulan lalu
    Mungkinkah Aceh Terbebas dari Korupsi?

    DIALEKSIS.COM | Feature - Miris! Aceh masih menjadi ladang korupsi? Aliran dana cukup besar untuk provinsi di ujung barat pulau Swarnadwipa ini. Penduduknya mayoritas muslim, taat beribadah. Namun mental pejabatnya, sebagian masih dalam tanda tanya.

  • Sesuap Nasi Dalam Bayangan Maut
    Feature | 1 bulan lalu
    Sesuap Nasi Dalam Bayangan Maut

    DIALEKSIS.COM | Feature - Demi sesuap nasi mereka terus bergerak. Ancaman maut itu mereka sadari, namun tidak ada pilihan lain. Kalau diam berarti mereka akan mati, masa depan anak-anaknya tidak jelas. Demi sesuap nasi dan buah hati, semua tantangan itu mereka lalui.



  • Rantai Manusia Menjaga Negara
    Feature | 1 bulan lalu
    Rantai Manusia Menjaga Negara

    Mereka memilih mati bersama-sama dalam mempertahankan haknya. Sebuah bangsa yang Tangguh ketika rakyatnya siap mati demi membela negara. Bangsa yang kuat karena rakyatnya kuat. Kini kekuatan semangat jihad itu ditunjukan rakyat Iran.

  • Soal Tanah, Tagore dan Adijan Saling Tuding
    Feature | 1 bulan lalu
    Soal Tanah, Tagore dan Adijan Saling Tuding

    DIALEKSIS.COM | Feature - Dua-duanya tokoh masyarakat di negeri Burni Telong. Satu diantaranya kini menjabat sebagai bupati (Tagore), satu lagi mantan anggota DPRK Bener Meriah (Misriadi alias Adijan). Kedua tokoh ini, kini saling mengeluarkan jurus. Saling tuding.

  • Wabup Pidie Jaya Apakah Preman?
    Feature | 1 bulan lalu
    Wabup Pidie Jaya Apakah Preman?

    DIALEKSIS.COM | Feature - Lencana di dadanya melambangkan dia orang terhormat, pilihan rakyat. Namun tangannya ringan, sering melepaskan pukulan kepada orang yang tidak disukainya. Bukan sekali.

  • Haili Yoga dan Bacaan Pedoman Hidup
    Feature | 1 bulan lalu
    Haili Yoga dan Bacaan Pedoman Hidup

    Apakah Anda ingat bagaimana sejarah Iran yang kini berperang dengan Israil dan Amerika? Apa hubunganya membaca Al-Qur,an di Bumi Gayo dengan peperangan Iran- Israil? Kita ikuti saja kisahnya.

  • Ambil yang Anda Butuhkan, Bayar Setelah Perang
    Feature | 1 bulan lalu
    Ambil yang Anda Butuhkan, Bayar Setelah Perang

    Bila Anda punya supermaket yang menjual kebutuhan pokok, apakah Anda mau rugi? Mempersilahkan masyarakat mengambil kebutuhanya saat sedang darurat dan membayarnya setelah masa kritis berlalu.


  • Nak Kamu Harus Kuat Kalau Ibu Tiada!
    Feature | 1 bulan lalu
    Nak Kamu Harus Kuat Kalau Ibu Tiada!

    DIALEKSIS.COM | Feature - “Nak kamu harus kuat, harus sabar. Kalau ibu sudah enggak ada jaga ayahmu ya dengan baik,” sepenggal nasihat dari ibu tiga anak kepada anak bungsunya yang masih berumur 10 tahun.

    Tidak lama kemudian ibunya kembali ke llahi. Membawa penyakit yang sudah lama menggerogoti tubuhnya. Namun nasihat terakhir sang bunda masih terekam di memori Arsila, yang kini masih duduk di SD Kelas 3.


  • Cerita di Balik Kemenangan Persiraja: Omid Popalzay Lawan Lelah dan Waktu
    Feature | 1 bulan lalu
    Cerita di Balik Kemenangan Persiraja: Omid Popalzay Lawan Lelah dan Waktu

    DIALEKSIS.COM | Aceh - Ada sesuatu yang memang terasa lebih dari sekadar kemenangan saat Persiraja Banda Aceh menundukkan Sriwijaya FC dengan skor 2-1 pada Sabtu malam (28/3/2026). Cerita ini bukan hanya tentang tiga poin, tapi tentang batas fisik yang dilampaui dan mentalitas yang berbicara.

  • Pengendali Rudal Dikelilingi Kematian
    Feature | 1 bulan lalu
    Pengendali Rudal Dikelilingi Kematian

    - Antara hidup dan mati setipis kulit bawang. Mereka menjadi target utama dalam perang. Manusia “penggadai” nyawa, dalam pakaian loreng sudah mengihlaskan hidupnya untuk mati.

  • Provinsi Abai, Jalan  Wilayah Tengah Aceh Rusak Parah
    Feature | 1 bulan lalu
    Provinsi Abai, Jalan Wilayah Tengah Aceh Rusak Parah

    DIALEKSIS.COM- Feature| Sudah banyak kenderaan yang terjungkal, barang barang berserakan. Namun pihak yang bertanggungjawab memperbaikinya abai. Acuh tak acuh, bagaikan menyiapkan tumbal nyawa.

  • Raya Tanpa Tuan Rumah, Sekda Jadi Wajah Negara di Aceh
    Feature | 1 bulan lalu
    Raya Tanpa Tuan Rumah, Sekda Jadi Wajah Negara di Aceh

    DIALEKSIS.COM | Feature - Pintu rumah dinas itu tetap terbuka sejak pagi. Di halaman, mobil datang bergantian. Para tamu turun dengan pakaian terbaik mereka baju koko, kebaya, sarung, dan senyum lebar khas hari raya. Mereka datang untuk satu hal yang tak pernah berubah dari tahun ke tahun: bersilaturahmi.

  • Ditahan! 4 TNI Pelaku Penyiraman Air Keras, Apa ada Aktor Intelektual?
    Feature | 1 bulan lalu
    Ditahan! 4 TNI Pelaku Penyiraman Air Keras, Apa ada Aktor Intelektual?

    DIALEKSIS.COM | Feature - Bagaikan kena lecutan cambuk. TNI tidak tahan dengan pemberitaan dan ciutan netizen. Muara pemberitaan dan “kicauan” netizen di dunia maya mengarah kepada oknum TNI sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap aktivitis KontraS Andrie Yunus.

« 1 2 3 4 »