Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Beranda / Berita / Aceh / Manuver Kopi Gayo untuk Dunia

Manuver Kopi Gayo untuk Dunia

Jum`at, 11 Oktober 2019 22:12 WIB

Font: Ukuran: - +

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh – Semakin tinggi pohon maka semakin kuat pula tiupan anginnya. Kalimat ini cocok disematkan kepada kopi Gayo saat ini. Semakin mendunia dan diminati orang, semakin banyak tantangan. 

Aceh digegerkan dengan berita kopi Gayo, bukan hanya menjadi perhatian serius petani setempat dan para eksportir kopi. Namun penikmat kopi dan pemilik caffe, menjadikan berita kopi sebagai ajang pembahasan.

Dedi Ikhwani,S.P, owner Deputroe Coffee di Gayo, turut prihatin dan tersentak dengan pemberitaan itu. Dia memberikan statemen ketika Dialeksis saat ditanya soal  kopi Gayo yang kini hangat dibicarakan.

“Minggu ini berita mengegerkan tentang stake holder kopi, ketika ada pengusaha lokal mempublikasi kopi Gayo, mengandung zat kimia berbahaya berdasarkan uji laboratorium di Eropa,” sebut Dedi Ikhwani, Jumat (11/10/2019).

Menurutnya, senyawa yang disebutkan ada dalam kopi itu mengandung glifosat yang berasal dari obat pembasmi gulma yaitu herbisida. Muncul pertanyaan apakah petani di Gayo semuanya menggunakan senyawa glifosat dalam membasmi gulma? Kalau iya mengapa produk itu bebas dijual dipasaran?

“Bagaimana nantinya dengan petani kopi yang menggunakan mesin babat dalam mengendalikan gulma paska pemberitaan ini,” tanya Dedi.

“Kita mengetahui bersama bahwa nilai tawar kopi Gayo didunia lebih tinggi dari terminal Newyork, marginnya fluktuatif yaitu 20.000-40.000 perkilogram. Salah satu indikasi adalah spekulasi pasar dunia sebut saja "trade war" dengan tujuan agar kopi Gayo mendapatkan penurunan harga,” sebut Dedi.

Menurut Dedi, pemberitaan ini bertujuan memberikan pressure kepada petani agar bekerja lebih konsisten dalam melakukan pengelolaan kebun kopi dengan konsep GAP. Namun bagaimana dengan pengusaha kopi yang menerapkan skema sertifikasi kopi organic, tanya Dedi.

Pertanyaan Dedi ini sudah dijawab oleh berbagai pihak yang terlibat dalam persoalan kopi di Gayo. Baca berita “Kopi Gayo Masih Terbaik tidak Ada Masalah dengan Buyer” (baga)


Editor :
Redaksi

Komentar Anda