Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Pengurus ForTil Aceh Barat Berencana Lapor Pimred Modusaceh.co ke Dewan Pers

Pengurus ForTil Aceh Barat Berencana Lapor Pimred Modusaceh.co ke Dewan Pers

Kamis, 16 Januari 2020 13:01 WIB

Font: Ukuran: - +

Foto: Ist


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pengurus Forum Tiga Wilayah (ForTiL) Aceh Barat, Fitriadi Lanta akan melaporkan Pimred modusaceh.co, Muhammad Saleh, ke pihak Dewan Pers karena dinilai telah merusak nama baiknya lewat pemberitaan yang berjudul http://modusaceh.co/news/eeh-ada-peran-oknum-wartawan-dibalik-kasus-teror-terhadap-aidil/index.html

"Terkait pemberitaan yang ditulis oleh Saleh, dia itu sudah merusak nama baik saya. Oleh karena itu saya melakukan perlawanan. Secara baik-baik saya sudah minta klarifikasi, namun dia menentang. Hana lon klarifikasi berita kah, pakon? Peu ka pajoh ureung kah (tidak saya klarifikasi berita kamu, kenapa? Apa kamu makan orang-red)," ujar Fitriadi Lanta kepada Dialeksis.com, Rabu, (15/1/2020).

Ia mengaku telah menggunakan jasa pengacara untuk mendaftarkan gugatannya ke dewan pers.

"Selain saya, sebenarnya ada beberapa teman lagi yang akan melaporkan Saleh, namun saat ini belum bisa diungkapkan pengacara saya," terang dia.

Secara terpisah, kuasa hukum Fitriadi Lanta Putra Pratama Sinulingga membenarkan bahwa dirinya telah ditunjuk untuk memproses gugatan tersebut.

"Sebenarnya ini masih rencana, jadi saya belum bisa memberikan statemen karena hal ini masih dalam pendiskusian di internal kami sebagai kuasa hukum beliau. Jadi setelah resmi dilaporkan, baru kami akan ungkap. Dikhawatirkan akan ada pihak-pihak yang mengganggu, jadi untuk saat ini belum bisa kami jelaskan. Selain itu, ini juga menyangkut kode etik pengacara yang tidak boleh membuka rahasia client," jelas Putra.

Pun demikian, ia bersedia membuka sedikit perihal delik aduan yang akan dilaporkan. Dia menyebutkan, terkait dengan karya jurnalistik yang diterbitkan wartawan modusaceh.co yang terkesan tidak berimbang dan terkesan menghakimi.

"Itu kan diatur dalam UU Pers dan aturan jurnalistik. Jadi itu yang akan kami laporkan. Berdasarkan pemahaman kami sebagai kuasa hukum, kalau belum ada keputusan hakim yang berkekuatan hukum tetap, tidak boleh sebenarnya terlalu diekpose ke media karena akan menjatuhkan harkat dan martabat si pelaku. Misalnya pemberitaan tentang Akrim. Ini kan belum ada keputusan. Setelah ada keputusan, baru bisa diekpose," ujarnya.

Ia melanjutkan, ada beberapa pemberitaan modusaceh.co yang akan dilaporkan, diantaranya menyangkut pemberitaan tentang 'tiang pancang' yang terkesan menghakimi Akrim.

Sebenarnya ada 3 orang yang akan membuat pengaduan, Fitriadi lanta, Bang Akrim, dan satu lagi saya lupa," kata dia. (Im)







Editor :
Im Dalisah

Komentar Anda