Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Nasional / ASDP Siapkan 75 Kapal di Lintasan Merak-Bakauheni untuk Angkutan Lebaran 2026

ASDP Siapkan 75 Kapal di Lintasan Merak-Bakauheni untuk Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 22 Februari 2026 18:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiagakan 75 kapal di lintasan tersibuk Merak -Bakauheni untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026. [Foto: dok ASDP]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiagakan 75 kapal di lintasan tersibuk Merak -Bakauheni untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026. Lintasan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera itu diperkirakan dilalui sekitar enam juta penumpang selama periode angkutan Lebaran.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo mengatakan, perseroan telah memperkuat armada, fasilitas pelabuhan, serta sistem operasional guna memastikan kelancaran layanan. 

“Kesiapan layanan dilakukan melalui penguatan armada, pelabuhan, sistem operasional, serta koordinasi intensif agar perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan tertib,” ujar Heru dalam keterangan resmi yang diterima pada Minggu (22/2/2026).

Selain menyiagakan kapal, ASDP menambah Dermaga Ekspres menjadi dua unit untuk mempercepat proses muat kendaraan. Sebanyak 1.197 personel disiagakan di Pelabuhan Merak dan 786 personel di Bakauheni guna mendukung pengaturan kendaraan, pelayanan penumpang, serta pengawasan keselamatan.

Di sisi lain, Kementerian Perhubungan menyiapkan 255 unit kapal dengan total kapasitas 6,15 juta penumpang dan 770.000 kendaraan di 15 lintasan penyeberangan nasional. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan strategi pemecahan arus dilakukan dengan mengoptimalkan empat pelabuhan di wilayah Banten. 

“Merak hanya melayani kendaraan pribadi dan bus, sementara Bojonegara melayani kendaraan truk besar,” kata Dudy.

Secara nasional, ASDP memproyeksikan pergerakan penumpang Angkutan Lebaran 2026 mencapai 5,8 juta orang atau meningkat 9,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara pergerakan kendaraan diperkirakan mencapai 1,4 juta unit. 

Masyarakat diimbau memesan tiket lebih awal melalui sistem daring Ferizy sejak H-60 untuk menghindari antrean panjang saat puncak arus mudik. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI