Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Nasional / Di pertemuan IMF-World Bank, Jack Ma cerita kisah pahit dirikan Alibaba

Di pertemuan IMF-World Bank, Jack Ma cerita kisah pahit dirikan Alibaba

Senin, 15 Oktober 2018 07:39 WIB

Font: Ukuran: - +

Jack Ma bicara di Pertemuan IMF-Bank Dunia. ©2018 Liputan6.com/Angga Yuniar


DIALEKSIS.COM | Bali - Pendiri Alibaba, Jack Ma hadir di rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali, Jumat (12/10). Jack Ma dengan gaya santai kembali menginspirasi para audiens dengan kisahnya.

Dalam acara ini, dia menyebut bahwa jika dirinya bisa sukses, maka kebanyakan orang pasti bisa. Sebab, dulu Jack Ma tak punya modal sama sekali saat mendirikan Alibaba.

"Hari saat saya memulai bisnis kami, 18 pendiri berkumpul. Saya bilang ke 17 kolega di apartemen saya: kawan-kawan, kita tidak punya uang, tak punya pengetahuan teknologi, kita tak punya sumber daya, atau relasi,'" kenang Jack Ma di depan hadapan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dan peserta yang hadir.

Saat ini, Alibaba sudah menjadi raksasa perusahaan internet di Tiongkok. Jack Ma pun memiliki gelar orang terkaya di negara tersebut. "Jika Jack Ma dan kita berhasil sukses, maka 70 persen populasi dunia juga bisa," ucapnya.

Kesuksesan besar Alibaba dan Jack Ma tak diraih dalam waktu singkat. Jack Ma menyebut hasil yang dia raih berasal dari perjalanan panjang.

"Kita harus buktikan bahwa dengan kerja keras, percaya pada masa depan, percaya pada visi, dan hari demi hari tingkatkan diri kita (untuk meraih keberhasilan)," ucapnya.

Dia pun menyebut Alibaba tidak akan melupakan para bisnis-bisnis kecil. Sebab, Alibaba berhasil sukses karena membantu bisnis-bisnis kecil dalam mencari pelanggan, keuangan, serta logistik agar bisnis-bisnis tersebut bisa sukses.

"Tetapi jangan berpikir bisa sukses tahun depan. Kamu harus siap untuk 10 tahun. Alibaba bisa mencapai ukuran perusahaan seperti hari ini tidak karena kami membangun tahun lalu. Melainkan 19 tahun," tegas Jack Ma. (merdeka.com/idr)

Editor :
Redaksi

Komentar Anda