Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Nasional / Resmi, Pendaftaran CPNS serentak 19 September

Resmi, Pendaftaran CPNS serentak 19 September

Kamis, 06 September 2018 13:47 WIB

Font: Ukuran: - +

Ilustrasi: setkab.go.id

DIALEKSIS.COM | Jakarta- Pendaftaran CPNS 2018 resmi dibuka 19 September 2018. Pendaftaran dilakukan serentak secara daring/online oleh Panitia Seleksi Nasional yang secara teknis dikoordinasikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui portal pendaftaran daring/online (sscn.bkn.go.id).


Kuota CPNS yang disiapkan tahun ini adalah 238.015 orang. Penetapan ini dipertegas dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (PermenPAN-RB) Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018. Permenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 diterbitkan sebagai persiapan pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018.


Adapun prioritas penetapan kebutuhan PNS 2018 adalah bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur; jabatan fungsional; dan jabatan teknis lain.


Kepala BKN sekaligus Ketua Panselnas,  Bima Haria Wibisana, menyatakan pelamar sudah bisa menyiapkan berkas berkasnya


"Jadi pendaftaran CPNS 2018 dibuka serentak 19 September. Dalam dua pekan ini pelamar sudah bisa menyiapkan berkas-berkasnya," kata Haria Wibisana di depan para pejabat daerah di Jakarta, Kamis (6/9) sebagaiman dilansir JPNN.


pendaftaran berlangsung sekitar dua minggu. yang memenuhi syarat akan diumumkan pada 16 Oktober 2018. Sedangkan pelaksanaan tes computer assisted test (CAT) seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) digelar 20 Oktober. Hasil tesnya di umumkan 30 November

berdasarkan PermenPAN-RB Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2018, dinyatakan bahwa Total alokasi penetapan kebutuhan untuk Instansi Pusat dan Daerah sejumlah 238.015. Dengan rincian Instansi Pusat sebanyak 51.271; dan Instansi Daerah sebanyak 186.744.  (JPNN)



Editor :
AMPONDEK

riset-JSI
Komentar Anda