Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Nasional / Tokoh Pengusaha Bogor: Hari Ini Kita Mahasiswa, Besok Kita Pemimpin Bangsa

Tokoh Pengusaha Bogor: Hari Ini Kita Mahasiswa, Besok Kita Pemimpin Bangsa

Sabtu, 04 Mei 2019 12:30 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Bogor - Ratusan mahasiswa Bogor menghadiri acara Talk Show Bogor Entrepreneur City dan Deklarasi Himpunan Mahasiswa Pengusaha Muda Indonesia (Himapindo) Bogor Raya yang diadakan di Aula Gedung C Universitas Djuanda Bogor.

Acara ini dihadiri oleh Menteri Kelautan & Perikanan RI 2001-2004 Rokhmin Dahuri, Ketua Umum BPP Himapindo & CEO Budiyanto Corporation Budiyanto, Tokoh Pengusaha Bogor & Dewan Pembina Himapindo Bogor R. Nugraha, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Djuanda Bogor Deden Sudrajat, serta perwakilan mahasiswa dari 25 Universitas yang ada di Bogor.

Rokhmin Dahuri, salah satu Keynote Speaker yang dihadirkan dalam acara ini, memaparkan mengenai permasalahan dan pembangunan bangsa Indonesia, antara lain mengenai kesehatan dan pengangguran.

"Peta jalan untuk membangun Indonesia yang lebih baik adalah menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, membangun ketahanan pangan, energi dan farmasi, serta memelihara daya dukung dari kualitas lingkungan," ungkapnya. Jumat (03/5/2019).

R. Nugraha, seorang tokoh pengusaha Bogor mengajak mahasiswa untuk tidak takut bermimpi besar saat memaparkan materinya tentang strategi pengembangan usaha kecil.

"Karena seorang yang mempunyai mimpi besar biasa bertekad dan bertindak untuk mengantarkan dirinya menjadi orang besar. Saya memotivasi kepada mahasiswa, hari ini kita mahasiswa, besok kita pemimpin bangsa," imbuhnya.

Tidak hanya itu, Ketua Umum BPP Himapindo Budiyanto, dalam pemaparan konsepsi rencana strategis (renstra) Himapindo mengungkapkan ada tujuh roda ekonomi strategis terapan yaitu Kampus Universitas, Notaris, Mitra Pengusaha Besar, Media dan Digital System, Konsultan Pajak dan Keuangan, Pemerintah, dan Bank atau Lembaga Keuangan Non Bank.

Budiyanto mengatakan, dalam lingkup Kampus, mahasiswa saat ini harus siap menghadapi tantangan dalam persaingan global dan sektor perekonomian.

"Untuk menghilangkan rasa tidak percaya diri dalam memulai usaha perlu adanya belajar. Pelajari tentang ilmu usaha, kalau sudah mempelajarinya tidak akan ada istilah percaya diri lagi, melainkan bisa sukses menimbulkan rasa sombong (bangga)," lugasnya.

Wakil Ketua Umum Himapindo Mochammad Kadir menyemangati para mahasiswa yang hadir untuk menjadi pengusaha muda sebelum sarjana. Hal tersebut dimaksudkan agar mahasiswa tidak berpangku tangan dan sudah tahu akan menjadi apa setelah lulus kuliah.

Panji Sakti Nugraha selaku Ketua DPM Faperta dan Penanggung Jawab Acara merasa senang bisa bekerja sama dengan Himapindo karena Himapindo menghimpun mahasiswa yang mempunyai minat bakat terhadap bisnis.

"Himapindo ini mempunyai keunggulan mewadahi mahasiswa yang benar-benar punya niat untuk menjadi pengusaha, maka Himapindo selalu terbuka," ujarnya.

Sementara Eenk Heryono selaku Sekretaris Jendral mengungkapkan, dengan di deklarasikannya HIMAPINDO se-Bogor Raya yang bertepatan dengan tanggal 2 Mei sebagai hari Pendidikan Nasional bisa memotivasi mahasiswa.

"Bukan hanya turut serta dalam mencerdaskan bangsa tapi ikut serta dalam membangun peradaban perekonomian nasional dengan semangat entrepreneur sehingga bisa menghadirkan kesejahteraan bagi bangsa dan negara," tegasnya.

Sementara itu, Sania Rehan Salsabillah perwakilan dari kampus STIE Dewantara Cibinong mengaku tertarik dengan acara talk show ini, karena ilmu yang didapat bermanfaat untuk meningkatkan usaha yang sedang dijalani. (ari)


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda