Beranda / Berita / Aceh / AHY: Aceh Sangat Spesial

AHY: Aceh Sangat Spesial

Rabu, 20 April 2022 08:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : fatur

AHY saat serah terima souvenir dari brand lokal Ija Kroeng. [Foto: Dialeksis/ftr]

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkunjung ke Aceh kembali tepatnya pada Selasa (19/4/2022). Dalam kunjungan ke Aceh, AHY juga bertemu dengan para ulama yang ada di Aceh.

Sekitar pukul 21.15 WIB di Station Premium Coffee, AHY juga melakukan pertemuan dengan para Kader Demokrat Aceh dan masyarakat.

Dirinya mengatakan bahwa pertemuan dengan para ulama di Hotel Hermes murni silaturahmi sekaligus juga memperingati Nuzulul Quran.

AHY mengatakan bahwa saat bertemu dengan para ulama, dititipkan pesan untuk meningkatkan pendidikan agama di dayah agar semakin maju.

“Aceh ini spesial, maka juga penguatan pendidikan agama melalui dayah dan pondok-pondok pesantren ini harus diperkuat dan terus dimajukan,” ucapnya.

“Namun jika ada doa di bulan suci ramadhan ini dari para ulama, tentu kami aminkan, apalagi terkait perjuangan kami keluarga besar Partai Demokrat,” tambahnya.

 Dirinya menegaskan, terlalu sombong jika tak mendengar nasihat, pesan dari para ahli ulama.

Dalam diskusi itu, menurutnya, Aceh kini semakin baik dari sebelumnya. “Aceh yang dulu itu penuh kecemasan karena konflik berkepanjangan dan rakyat Aceh sangat menderita kala itu,” ucapnya dalam diskusinya bersama dengan para Kader Demokrat, Masyarakat dan awak media, Selasa (19/4/2022).

Sebelumnya dirinya mengungkapkan bahwa pernah bertugas di Aceh Barat dan Aceh Selatan, sampai akhirnya terjadi MoU Helsinki di Aceh.

“Kondisi Aceh saat ini harus disyukuri, karena saat ini bisa merasakan diskusi, ngopi bareng, dan banyak hal lainnya,” ujarnya.

AHY mengatakan, jika berbicara kesejahteraan, maka saat ini tidak boleh hanya berpuas diri. “Kita harus memperkuat silaturahmi, ikhtiar, dan berusaha keras agar kesejahteraan itu merata di seluruh Indonesia,” ucapnya.

“Saya optimis kedepan Aceh khususnya Indonesia semakin baik, kita harus pro rakyat,” tambahnya.

Saat ini kata AHY, Pandemi yang berkepanjangan tentu membuat pelaku UMKM sangat terpukul. Oleh karena itu, kita semua harus bangkit dan optimis agar bisa mendapatkan kesejahteraan.

“Dan saya sangat yakin itu bisa dilakukan. Tentu juga banyak sekali yang harus dibenahi. Kebijakan harus berpihak kepada rakyat,” tukasnya.

 

Industri Kreatif di Aceh

AHY mengatakan, Human Capital di Aceh tidak pernah berkurang akan orang-orang hebat dan kreatif.

“Saya sangat sepakat bahwa para Sumber Daya Manusia (SDM) kreatif ini harus digaungkan,” tegasnya.

Dalam hal ini, AHY menyampaikan bahwa jangan hanya mengandalkan kecerdasan intelektual saja, namun harus mengandalkan banyak hal.

Menurutnya, generasi Aceh harus bisa mengubah tantangan menjadi sebuah peluang.

 

Dana Otsus Aceh

AHY menegaskan bahwa Demokrat dengan tegas akan memperjuang DOKA.

“Jika terjadi penurun DOKA (1 persen), karena saat ini kondisi keuangan negara yang saat ini sedang tidak baik-baik saja, ruang fiskal kita terbatas, utang negara besar sekali, sementara kebutuhan-kebutuhan yang harus dipenuhi itu sangat banyak dan beragam,” sebutnya.

Oleh karena itu, AHY menyayangkan hal tersebut. “Logika sederhananya, jika kondisi negara baik, maka DOKA dalam hal ini bisa ditingkatkan, atau paling tidak bisa dipertahankan,” jelasnya.

“Jadi harus disesuaikan dengan UU,” tambahnya. [ftr]

Keyword:


Editor :
Alfatur

riset-JSI
Komentar Anda