Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Aipda Afrizal Hilang di Hutan, Begini Kronologinya Hingga Ditemukan

Aipda Afrizal Hilang di Hutan, Begini Kronologinya Hingga Ditemukan

Senin, 18 Mei 2020 14:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Ilustasi pencarian orang hilang di hutan. [Foto: dok. Kompas]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Seorang anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh bersama seorang warga dikabarkan hilang di hutan Tangse, Pidie tepatnya di pegunungan Blang Pandak sejak Kamis (14/5/2020) lalu.

Diketahui Aipda Afrizal menyusuri hutan dalam rangka operasi ilegal logging yang dilakukan Ditreskrimsus Polda Aceh sejak Rabu (13/5/2020).

Ia ditemani oleh seseorang yang merupakan warga setempat sebagai penunjuk jalan. Pihaknya juga telah menemukan barang bukti kayu ilegal sekitar 20 kubik serta alat berat jenis ekskavator (beko).

Setelah puluhan kubik kayu itu ditemukan dan hendak diturunkan, Aipda Afrizal bersama sang penunjuk jalan turun ke bawah untuk mencari bantuan, namun diketahui tak kembali hingga sore hari.

Dir Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta pada Minggu (17/5/2020) dini hari membenarkan hal tersebut. Ia mengaku, pihaknya masih berada di lokasi untuk mencari keberadaan keduanya.

"Kita terus berupaya mencari, hingga kini belum ketemu, tetapi masyarakat yang ikut mencari menemukan tanda bekas jejak kaki dan lokasi istirahat malam. Saya juga masih di lokasi Tangse, cuaca hujan terus dan dingin," ungkap Direktur yang berada di lokasi.

Sebanyak 88 orang dari tim gabungan personel dan SAR dikerahkan untuk melakukan pencarian tersebut.

Pencarian juga dilakukan dengan mengerahkan kendaraan offroad yang dapat mengakses jalanan terjal dan mendaki seperti kawasan pegunungan yang sulit dilalui serta perlengkapan lain.

Rencana evakuasi dilakukan sempat tertunda sehari karena kondisi cuaca hujan dan licin. Pihaknya kembali melanjutkan evakuasi hingga keduanya ditemukan selamat pada Minggu (17/5/2020) sore.

Kepala Kantor SAR Banda Aceh, Budiono menyebutkan saat ditemukan keduanya dalam kondisi lemas. Sementara anggota Polri tersebut mengalami luka di bagian kaki sehingga kesulitan berjalan. Saat ditanya ternyata keduanya tersesat.

"Tim menuju ke lokasi harus melewati sungai dengan air yang deras. Kondisi mereka lemas karena tidak makan beberapa hari. Tapi kita sudah drop makanan dan minuman untuk mereka," pungkas Budiono. (sm)

Editor :
Sara Masroni

riset-JSI
Komentar Anda