Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Angkasa Pura Bandara SIM: Penerbangan Lebih Pada Hitungan Kemanusiaan

Angkasa Pura Bandara SIM: Penerbangan Lebih Pada Hitungan Kemanusiaan

Senin, 06 April 2020 09:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. (Foto: Antara)


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Manager Operasional Kantor Cabang Angka Pura II Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Syurkani mengatakan, semua bandara yang dikelola Angkasa Pura saat ini sedang menjalankan operasional minimum, selain untuk ptotect para pekerja, Airline juga sedang tidak menjalankan penerbangan bisnis, lebih pada penerbangan kemanuasiaan.

"Penerbangan sekarang lebih pada hitungan kemanusiaan, Lebih dipakai untuk pengiriman Spesiemen atau hasil tes, pengiriman Alat Pelindung Diri (APD), dan Alat medis. Isian kargo mencapai 70%, termasuk kebutuhan pokok dan kiriman online," kata Syurkani ketika di hubungi via seluler, Minggu (5/4/2020).

Sementara jumlah penumpang saat pandemi Corona ini juga terbatas, dari jumlah kursi 170, yang terisi hanya sekitar 20 saja.

Itupun semua penumpang yang datang dan berangkat akan diukur suhu tubuhnya, begitu ada yang terindikasi atau suhu diatas 38 langsung dibawa ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang ada di Bandara, untuk kemudian dikarantina dan dibawa ke RS Zainal Abidin.

"Semua penumpang domistik diwajibkan mengisi HAC (Health Alert Card) atau riwayat kesehatan, ini sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Perhubungan dan Kesehatan," jelas Syurkani.

Syurkani menyebut kekuatiran pihaknya justru kondisi ini akan mengakibatkan airline mengurangi traffic, bisa saja itu terjadi, namun diharapkannya karena kondisi covid ini tidak langsung menghentikan penerbangan, setidaknya ada penerbangan setiap hari.

"Sekarang penerbangan hanya 5 fligh saja, berkurang 3 dari biasanya," demikian Syurkani dari SIM, Blang Bintang, Aceh Besar.

Editor :
Zulkarnaini

riset-JSI
Komentar Anda