Beranda / Berita / Aceh / Atlet Panjat Tebing Indonesia Veddriq Leonardo Positif Covid-19

Atlet Panjat Tebing Indonesia Veddriq Leonardo Positif Covid-19

Selasa, 06 Juli 2021 23:50 WIB

Font: Ukuran: - +


Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo berselebrasi setelah mengikuti kejuaraan Piala Dunia Panjat Tebing 2021, di Salt Lake City, Utah, AS, 28 Mei 2021. Pada babak final dan perebutan medali emas, Veddriq Leonardo melesat memanjat ke atas dinding setinggi 15 meter untuk finis tercepat dengan catatan waktu 5,208 detik. [Foto: Jeffrey Swinger-USA TODAY Sports]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Atlet panjat tebing Indonesia sekaligus pencetak rekor dunia speed putra, Veddriq Leonardo, terkonfirmasi positif Covid-19. Ia terkonfirmasi positif setelah meraih medali emas dalam ajang IFSC Climbing World Cup Villars di Swiss, Sabtu, 3 Juli 2021.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Panjat Tebing Indonesia (PB FPTI) Yenny Wahid, Selasa, 6 Juli 2021. Menurut Yenny, selain Veddriq, dari 16 orang kontingen yang berangkat ke Swiss, ada tiga atlet lainnya yang juga dinyatakan positif Covid-19, yaitu Alfian M Fadjri, Desak Made Rita dan satu ofisial.

“Saya baru mendapat kabar bahwa atlet panjat tebing Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa setelah meraih medali emas dan perunggu dalam Piala Dunia Panjat Tebing di Swiss ternyata positif Covid-19,” ujar Yenny dalam tayangan video yang diterima di Jakarta.

Mereka awalnya dijadwalkan kembali pulang ke Indonesia pada Selasa. Namun, saat ini, Veddriq dan tiga orang lainnya sedang menjalani isolasi mandiri di Zurich, Swiss. Yenny juga turut berterima kasih kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Luar Negeri yang sudah membantu proses karantina atletnya selama 14 hari di Zurich.

Veddriq Leonardo meraih medali emas IFSC Climbing World Cup Villars setelah mengalahkan atlet Rusia Dmitrii Timofeev dalam babak final. Ia mengemas catatan waktu 5,329 detik, unggul 2,021 detik dari lawannya.

Veddriq sebelumnya mengukir rekor dunia ketika berlaga di IFSC Climbing World Cup, di Salt Lake City, Utah, AS, 29 Mei lalu. Ia memiliki rekor catatan waktu 5,208 detik.

Sementara itu, rekan sesama atlet panjat tebing, Kiromal Katibin membawa pulang medali perunggu usai mengalahkan atlet Rusia Vladislav Deulin di babak perebutan juara tiga. Katibin unggul dalam pertarungan yang cukup ketat dengan catatan waktu 5,306 detik, sedangkan Deulin 5,38 detik. (TEMPO)

Keyword:


Editor :
Alfatur

riset-JSI
Komentar Anda