Jum`at, 04 September 2026
Beranda / Berita / Aceh / Bupati TRK Lantik 125 Tuha Peut Gampong, Minta Perkuat Sinergi dengan Keuchik

Bupati TRK Lantik 125 Tuha Peut Gampong, Minta Perkuat Sinergi dengan Keuchik

Kamis, 03 September 2026 18:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Bupati Nagan Raya, Provinsi Aceh, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah jabatan 125 Tuha Peut Gampong dalam Kecamatan Beutong untuk masa jabatan 2026-2032, Kamis (3/9/2026). [Foto: Diskominfo NaRa]


DIALEKSIS.COM | Suka Makmue - Bupati Nagan Raya, Provinsi Aceh, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., atau akrab disapa TRK, melantik dan mengambil sumpah jabatan 125 Tuha Peut Gampong dalam Kecamatan Beutong untuk masa jabatan 2026-2032, Kamis (3/9/2026).

Prosesi pelantikan berlangsung di halaman Kantor Camat Beutong dan dihadiri Plt. Sekretaris Daerah, Ir. H. Hizbulwatan, sejumlah kepala perangkat daerah, unsur Forkopimcam Beutong, para Keuchik dalam Kecamatan Beutong, serta sejumlah undangan lainnya.

Usai melantik dan mengambil sumpah jabatan, Bupati TRK mengatakan amanah sebagai Tuha Peut Gampong merupakan kepercayaan besar dari masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan integritas.

“Tuha Peut Gampong memiliki kedudukan yang sangat strategis dalam struktur pemerintahan gampong di Provinsi Aceh,” ujar TRK.

Menurut dia, Tuha Peut bukan sekadar lembaga legislatif di tingkat gampong, melainkan mitra Keuchik dalam merumuskan kebijakan, menampung aspirasi masyarakat, serta mengawal pembangunan dan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG).

“Di Kecamatan Beutong yang memiliki karakteristik wilayah dan potensi luar biasa ini, peran aktif Tuha Peut sangat dinantikan. Saudara sekalian adalah penyejuk, pengawas, sekaligus penggerak keharmonisan sosial di tengah masyarakat,” kata TRK.

Minta Perkuat Kemitraan dengan Keuchik

Dalam arahannya, Bupati TRK menyampaikan sejumlah pesan kepada 125 Tuha Peut yang baru dilantik. 

Ia meminta para Tuha Peut memperkuat sinergi dan koordinasi dengan Keuchik serta aparatur gampong melalui komunikasi yang harmonis dan konstruktif.

“Hubungan kerja antara Tuha Peut dan Keuchik adalah hubungan kemitraan yang bersifat kolegial, bukan saling menjatuhkan. Jika ada perbedaan pandangan, selesaikanlah melalui musyawarah mufakat,” pesan TRK.

Dorong Pelestarian Adat dan Syariat Islam

Selain menjalankan fungsi pemerintahan dan pengawasan, TRK meminta Tuha Peut turut menjaga serta melestarikan adat dan syariat Islam di gampong.

Sebagai lembaga yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan adat masyarakat Aceh, Tuha Peut, kata dia, memiliki tanggung jawab moral untuk merawat nilai-nilai adat dan budaya serta mendukung penerapan syariat Islam di tengah masyarakat.

Bupati juga meminta setiap perselisihan atau sengketa yang terjadi di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara bijaksana melalui mekanisme adat gampong dan musyawarah sebelum menempuh jalur hukum formal.

“Dengan mengedepankan musyawarah dan adat, kita berharap setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat diselesaikan dengan baik, damai, dan tetap menjaga keharmonisan antarwarga,” ujar TRK.

Dukung Program Prioritas Pemerintah

Lebih lanjut, Bupati Nagan Raya mengharapkan Tuha Peut turut mendukung berbagai program prioritas pemerintah, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), dan penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat gampong.

Ia menegaskan, keberadaan Tuha Peut diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan gampong sekaligus mendorong pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Kepada seluruh anggota Tuha Peut Gampong periode 2026“2032 yang baru dilantik, selamat bekerja. Jalankan amanah ini dengan niat tulus beribadah kepada Allah SWT dan mengabdi kepada masyarakat,” tutupnya.

Pada kesempatan itu, Bupati TRK juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Tuha Peut secara simbolis kepada empat perwakilan Tuha Peut yang dilantik.

Keempatnya yakni Suriyani, S.Pd., dari Gampong Keude Seumot; Rajawali, S.Pd., dari Gampong Babah Krueng; Banta Budiman dari Gampong Blang Seumot; dan Muhammad Idham dari Gampong Lhok Seumot. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
pema - damai
dishub