Beranda / Berita / Aceh / Disbudpar Aceh Sukses Gelar Business Matching di Medan, Transaksi Hampir Rp3 Miliar

Disbudpar Aceh Sukses Gelar Business Matching di Medan, Transaksi Hampir Rp3 Miliar

Jum`at, 08 September 2023 17:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Business Matching Pelaku Pariwisata Aceh saat di Medan pada Selasa (5/9/2023) kemarin. [Foto: dok. Disbudpar Aceh]


DIALEKSIS.COM | Aceh - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh sukses menyelenggarakan Business Matching Pelaku Pariwisata Aceh ke Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (5/9/2023) kemarin.

Acara yang dilaksanakan di Karibia Boutique Hotel Medan tersebut mendapat antusias dari sejumlah buyer potensial.

Pada kegiatan tersebut dengan mengangkat tema “Aceh is Full of History and Culture” ini, Disbudpar Aceh membawa 16 biro perjalanan wisata dan 14 hotel.

Beragam paket wisata Aceh ditawarkan para peserta business matching, mulai dari Snorkelling Trip, Dolphin Trip, Gayo Highland Tour, Cofee Trail, Wisata Ziarah dan Religi, Aceh Historycal, Honeymoon in Aceh, Trip William Toren (Pulo Aceh), Cahaya Aceh, Jejak si Mata Biru, Amazing Banyak Island, Wisata Halal Aceh, The Charm of Sabang, Ecowisata dan Camping Seru Takengon, Explore Negeri di Tengah Laut (Simeulue), dan Gathering Kota Dingin.

Sementara hotel juga ikut serta menawarkan paket special price pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 nanti, diantaranya Bundling Package (Family Room + Tour Museum Tsunami), Family Gathering, Room Promo, dan Unique Vacation (Rumah Joglo).

Dari beragam paket yang ditawarkan, sekitar 71 persen buyer potensial hadir pada acara tersebut. Sehingga selama business matching berlangsung mampu menoreh nilai transaksi terkomitmen langsung di meja dealing sekitar Rp 221.000.000, sementara tanpa komitmen diperkirakan Rp 2.742.750.000.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza kamal mengatakan, torehan nilai transaksi terkomitmen dan tanpa komitmen dari business matching ke Sumatera Utara, membuktikan minat wisatawan berkunjung ke Aceh kian ramai.

“Kegiatan ini merupakan salah satu strategi Pemerintah Aceh, untuk mengampanyekan potensi wisata Aceh kepada khalayak,” ujar Almuniza, Jumat (8/9/2023).

Dirinya mengungkapkan kegiatan ini juga merupakan kepedulian Disbudpar untuk memberikan stimulus bagi pelaku pariwisata untuk mengembangkan usahanya, sekaligus mempromosikan pesona Aceh kepada pelaku pariwisata di luar Aceh.

“Dengan demikian, para pelaku pariwisata di luar Aceh bisa memilih beragam paket wisata yang akan mendatangkan tambahan tamu ke Aceh,” imbuhnya.

Kadisbudpar berharap dengan adanya kegiatan ini, pariwisata Aceh kian terus bergejolak dan semakin ramai wisatawan mencoba paket-paket wisata yang beragam lainnya. [DBP]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda