Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Dua Warganya Positif Corona, Walkot Banda Aceh Tegaskan Masyarakat Waspada

Dua Warganya Positif Corona, Walkot Banda Aceh Tegaskan Masyarakat Waspada

Sabtu, 28 Maret 2020 20:05 WIB

Font: Ukuran: - +

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman. Foto: Humas Banda Aceh

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pada Jumat, 27 Maret 2020, pukul 19.00 WIB Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan merilis informasi terbaru terkait Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Dikutip dari laman resmi dinkes acehprov.go.id, terdapat 383 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 39 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 5 PDP masih dirawat, 2 orang dinyatakan meninggal, dan 34 PDP sudah dipulangkan.

Dalam laporan itu juga disebutkan bahwa hingga kini ada 4 orang positif Covid-19, dengan rincian 3 orang tengah dirawat dan 1 orang dinyatakan meninggal. Informasi tentang jumlah yang positif dan meninggal tersebut juga disampaikan oleh Jubir Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani pada Kamis (26/3).

Ketiga PDP Positif Covid-19 ialah P. 966, laki-laki (40), asal Montasik, Aceh Besar, P. 967, perempuan, (60), dirawat RSUZA, asal Lampaseh Kota, Banda Aceh, P. 968, Laki-laki, (60), asal Lampaseh Kota. Saat ini ketiganya sedang dalam perawatan di RSUDZA, Banda Aceh. Sedangkan pasien inisial EY, masih menunggu hasil swab PDP dari Litbang, Jakarta.

Mendengar hal tersebut, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengimbau masyarakat dalam Kecamatan Kuta Raja, khususnya warga Lampaseh Kota, untuk tetap di rumah dan tidak ada yang keluar daerah tersebut (karantina terbatas).

“Jika ada warga yang sempat berkomunikasi langsung dengan salah-seorang pasien positif tersebut, kita harap agar tetap di rumah, jangan panik, pemerintah akan segera melakukan hal terbaik,” kata Aminullah pada Sabtu (28/3).

“Selama 14 hari ke depan, tak boleh menerima tamu. Hindari saja dulu” tambah Aminullah.

Untuk langkah antisipatif berikutnya, Wali Kota juga menginstruksikan BPBD untuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Desa Lampaseh Kota dan Merduati.

“Saya minta para camat, unsur muspika dan puskesmas berkoordinasi dengan BPBD dalam penyemprotan di rumah dan tempat usaha pasien, menutup usahanya sementara waktu, dan memeriksa kesehatan para pekerjanya,” kata Aminullah.

Wali Kota meminta agar seluruh warga Kota Banda Aceh memberi dukungan penuh dalam upaya mencegah penyebaran covid-19. “Untuk seluruh warga kota, tetaplah di rumah. Bersikap dewasa, jangan panik, jangan sebar hoaks.”

“Percaya kepada pemerintah yang akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah penyebaran virus,” demikian Aminullah menutup imbauannya. (Im/Pemko Banda Aceh)



Editor :
Im Dalisah

riset-JSI
Komentar Anda