Beranda / Berita / Aceh / Dyah Erti: PKK Gencarkan Kampanye Pencegahan Stunting

Dyah Erti: PKK Gencarkan Kampanye Pencegahan Stunting

Sabtu, 19 Januari 2019 08:05 WIB

Font: Ukuran: - +

Wakil Ketua TP PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, berkunjung dan bersilaturahmi dengan masyarakat komplek Perumnas Ujong Batee Permai Gampong Neuhen, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (18/1) sore.

DIALEKSIS.COM | Aceh Besar - Kampanyekan Program Prioritas PKK. Dyah Erti Idawati selaku Wakil Ketua TP PKK Aceh, berkunjung dan bersilaturrahmi dengan masyarakat dan anggota TP PKK komplek Perumnas Ujong Batee Permai Gampong Neuheun, Kecamatan Masjid Raya.

Kegiatan yang turut dihadiri oleh Camat Masjid Raya, Keuchik Gampong Neuheun serta ratusan masyarakat itu, dipusatkan di halaman Rumah Baca Anak Cerdas, komplek Perumnas Ujong Batee Permai, Gampong Neuheun, Jum'at (18/1) sore. 

"Saat ini TP PKK Aceh gencar mengkampanyekan 3 program pokok PKK, yaitu Pencegahan stunting, gotong royong dan parenting yang fokus pada kampanye terkait efek buruk penggunaan gadget pada anak," ujar Dyah Erti.

Pencegahan stunting, sambung Dyah, sangat penting untuk diperhatikan. Penekanannya bukan semata pada tubuh kembang fisik anak, namun yang paling berpengaruh bagi anak adalah pertumbuhan otak anak. 

"Oleh karena itu, ke depan kami himbau agar-ibu-ibu sekalian dapat benar-benar memastikan kecukupan asupan gizi pada anak," sambung Dyah.

Sementara itu, terkait degan gotong royong, Dyah erti juga mengimbau agar masyarakat dapat kembali menggalakkan budaya gotong royong.

"Gotong royong adalah warisan indatu yang sudah sangat kita pahami, namun belakangan ini sudah sangat jarang kita lakukan. Padahal banyak pembelajaran yang bisa kita ambil dari kebiasaan bergotong royong. Tidak hanya kebersihan lingkungan, gotong royong juga mengajarkan silaturrahmi, dan silaturrahmi dapat menumbuhkan semangat kekeluargaan dan saling memiliki," ujar Dyah Erti.

Terkait penggunaan gadget pada anak, Dyah erti orang tua dapat menerapkan fungsi kontrol yang baik. Menurut Dyah, tanpa pengawasan, maka anak dapat dengan leluasa mengakses situs-situs yang belum layak di akses.

"Penggunaan gadget tidak mungkin kita hindari karena zaman semakin maju. Namun kontrol tetap harus kita lakukan, agar anak-anak dapat menggunakan gadget sesuai dengan kebutuhan mereka karena memang banyak hal positif yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan gadget," kata Dosen Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Unsyiah itu.

Dalam kunjungan tersebut Dyah Erti juga menyerahkan peralatan Shalat, untuk Mushalla terdekat, bola kaki dan bola voli. Serta sebuah kursi roda untuk salah seorang anak penyandang disabilitas di Gampong tersebut. Dyah Erti dan rombongan juga sempat berkeliling komplek untuk melihat secara langsung kondisi komplek tersebut. (h)
Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda