Beranda / Berita / Aceh / Fakultas Pertanian Serah Terima 49 Mahasiswa Program MBKM USK Unggul ke PTPN I Langsa

Fakultas Pertanian Serah Terima 49 Mahasiswa Program MBKM USK Unggul ke PTPN I Langsa

Selasa, 19 Juli 2022 21:00 WIB

Font: Ukuran: - +


Foto bersama. [Dok: For Dialeksis]

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Jurusan Agribisnis Universitas Syiah Kuala (USK), Dr Ir Indra MP menserahterimakan 49 mahasiswanya kepada Direktur PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Langsa, Ir Ahmad Gusmar Harahap MM di Aula Komplek PTPN I Langsa, Senin (18/7/2022).

Dalam pidatonya, Dr Indra mengatakan, program magang bersertifikat ini adalah bagian dari delapan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) USK Unggul yang digagas oleh Rektor USK untuk mendukung Indek Kinerja Utama (IKU-2) USK.

Program ini juga dalam rangka menyahuti MBKM Nasional yang digagas oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Makarim.

Inti dari Program MBKM adalah memberikan hak kepada mahasiswa untuk belajar mendapatkan pengalaman di luar kampus sendiri sebanyak 2 semester atau setara dengan 40 SKS.

Oleh karena itu, ia menyatakan, mahasiswa yang mengikuti program magang bersertifikat ini nanti akan dikonvesi ke beberapa mata kuliah yang ada di prodi mereka sebanyak 20 SKS. Program magang bersertifikat ini berlangsung selama 4 bulan penuh.

“Magang bersertifikat ini juga merupakan suatu bentuk pelaksanaan implementasi dari Nota Perjanjian Kerjasama (MoA) yang telah ditandatangi antara Fakultas Pertanian, Prodi Agribisnis, dan PTPN I pada beberapa waktu lalu,” ujar Indra.

Lebih lanjut, Dr Indra mengatakan bahwa output dari kegiatan magang bersertifikat ini meliputi 4 hal, sesuai dengan Capaian Pembelajaran krikulum merdeka (CPL) yaitu sikap, pengetahuan, ketrampilan umum, dan ketrampilan khusus.

Dalam hal sikap misalnya mahasiswa harus belajar bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan sesama mereka dalam kelompok kerja, berkomunikasi dengan atasan (menejer kebun), berkomunkasi dengan bawahan, dan seterusnya.

Begitupun para mahasiswa akan bisa meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan umum yang berkaitan dengan perkelapasawitan, hulu hilir.

Yang paling penting, kata dia, mahasiswa dapat memperoleh ketrampilan khusus yang tidak mereka peroleh dari bangku kuliah, misalnya ketrampilan memilih bibit, memuat lubang tanam, memangkas pelepah sawit, memanen, dan seterusnya.

Pada kesempatan tersebut, Dr Indra dengan resmi menyerahkan secara resmi para mahasiswa kepada bapak direktur untuk kemudian bisa magang sambil belajar di PTPN I.

Di sisi lain, Direktur PTPN I, Ahmad Gusmar Harahap menyambut baik program magang ini dan saat itu juga beliau menginstruksikan para kepala bagian dan menejer untuk melaksanakan kegiatan ini dengan baik.

Direktur PTPN I itu menyatakan akan menetapkan kepala bagian tanaman dan tekpol sebagai penanggung jawab kegiatan dan meminta kepala bagian SDM untuk membuat SK penetapan pendamping lapangan.

Lebih lanjut, Ahmad mengharapkan supaya mahasiswa yang ikut magang ini nantinya akan memiliki pengetahuan dan ketrampilan lebih sehingga mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lainnya.

“Selama ini, mahasiswa lulusan S1 pertanian sebagian besar hanya mengandalkan pengetahuan teori saja, dan lemah dalam ketrampilan sehingga ketika dilakukan rekrutmen karyawan, biasanya pada tahap wawancara umumnya mereka jatuh karena tidak memiliki ketrampilan dan pengalaman lapangan,” kata Ahmad.

Untuk memberikan penilaian terhadap mahasiswa, Ahmad menyarankan untuk menggunakan formulir Calon Karyawan Pimpinan (CKP).

Sedangkan Komisaris Independen PTPN I, Ir Al Masrul mengatakan bahwa PTPN I siap menerima mahasiswa magang setiap waktunya. Pihkanya memberi ruang yang cukup untuk pihak kampus Fakultas Pertanian supaya mengirimkan mahasiswanya untuk bekerja sambil belajar di sana, karena PTPN I memiliki 5 lokasi kebun yang berbeda dan nanti para mahasiswa akan secara bergilir dari kebun satu ke kebun lainnya, dari kegiatan di hulu (pra tanam) hingga hilir (pengolahan/PKS) serta pemasaran.

Sementara itu, Ketua pelaksana magang berserfikat MBKM Unggul USK Prodi Agribisnis, Ir Edy Marsudi MSi mengatakan, akan banyak sekali manfaat yang dirasakan oleh mahasiswa dengan adanya kegiatan magang seperti ini.

“Pengalaman saya ketika menjadi koorditor Kuliah Kerja Profesi (KKP) yaitu dengan menempatkan mahasiswa di perusahaan perkebunan seperti PTPN I ini selama 1 bulan, dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa dengan sangat signifikan, apalagi program magang ini yang akan berlangsung selama 4 bulan, tentu ini lebih dahsyat lagi pengaruhnya,” ungkapnya.

Lebih jauh disampaikan, bersadarkan hasil testimoni terhadap beberapa mahasiswa yang sudah pernah mengikuti KKP, mengatakan bahwa peningkatan pengetahuan dan ketrampilan mereka rasakan melebihi kuliah 1-2 semester di kampus.

Mengakhir acara serah terima ini, Dr Indra mengucapkan terima kasih banyak kepada Ir Al Masrul yang telah banyak sekali membantu dan memfasilitasi Fakultas Pertanian dan Program Studi Agribinis USK sehingga acara hari ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

“Terima kasih juga disampaikan kepada bapak direktur dan jajarannya yang telah menyambut kami dengan sangat baik dan bersahaja, semoga semua itu menjadi amal ibadah yang nantinya akan mendapat balasan yang setimpal dari Allah Swt,” pungkas Dr Indra.[]


Keyword:


Editor :
Akhyar

riset-JSI
Komentar Anda