Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Forkopimda Bener Meriah Keluarkan Aturan Tegas Ramadhan 1447 H, Ini Daftar Lengkapnya!

Forkopimda Bener Meriah Keluarkan Aturan Tegas Ramadhan 1447 H, Ini Daftar Lengkapnya!

Kamis, 19 Februari 2026 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bener Meriah resmi mengeluarkan Seruan Bersama kepada seluruh masyarakat guna menjaga kekhusyukan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan 1447 H. [Foto: Diskominfo BM]


DIALEKSIS.COM | Redelong - Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bener Meriah resmi mengeluarkan Seruan Bersama kepada seluruh masyarakat guna menjaga kekhusyukan dan ketertiban selama bulan suci.

Seruan tersebut ditandatangani langsung di Bener Meriah pada 2026 M/1447 H oleh Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, Ketua DPRK Bener Meriah Mhd. Saleh, Kapolres Bener Meriah Aris Cai Susanto, Dandim 0119 Bener Meriah Ahmad Fauzi, Ketua MPU Abdurrahman Lamno, serta Kajari Bener Meriah Edward.

Dalam poin seruan tersebut ditegaskan bahwa penetapan 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1447 H agar berpedoman pada keputusan resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Forkopimda juga mengajak masyarakat untuk melaksanakan ibadah puasa dengan penuh keimanan serta memakmurkan masjid, meunasah, dan mushalla melalui pelaksanaan shalat fardhu, tarawih, witir berjamaah, tadarus Al-Qur’an, serta amalan sunnah lainnya sesuai Syariat Islam.

Kegiatan tadarus yang digelar di masjid, meunasah, atau mushalla diminta dilaksanakan secara tertib dan dipandu oleh Tengku Imam atau tokoh masyarakat setempat. Penggunaan pengeras suara ke luar masjid dibatasi dan tidak diperkenankan melewati pukul 24.00 WIB.

Selain itu, seluruh pemilik toko, kedai, kios, dan tempat usaha lainnya diwajibkan menghentikan aktivitas pada malam hari hingga pelaksanaan shalat tarawih selesai. Para pedagang makanan, minuman, dan takjil juga diminta tidak berjualan sejak waktu imsak hingga pukul 15.00 WIB.

Forkopimda turut mengimbau masyarakat untuk menghentikan segala aktivitas saat waktu shalat fardhu guna melaksanakan shalat berjamaah. Setiap orang, tempat usaha, maupun lokasi lainnya dilarang menyediakan atau memberikan fasilitas kepada orang yang tidak berpuasa pada siang hari selama Ramadhan.

Kepada Reje Kampung, Imem Kampung, dan tokoh masyarakat, diminta untuk melarang warganya menyalakan petasan, mercon, meriam bambu, atau bunyi-bunyian lain yang dapat mengganggu ketenangan ibadah. Masyarakat non-Muslim juga diimbau untuk menghormati dan menjaga kesucian Bulan Suci Ramadhan.

Sementara itu, aparat keamanan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, dan WH diminta melakukan penertiban terhadap pelanggaran Syariat Islam. Bagi pelanggar akan diberikan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Seruan Bersama ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab demi terciptanya suasana Ramadhan yang aman, tertib, dan penuh keberkahan di Kabupaten Bener Meriah. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI