Logo Dialeksis - Masker
Beranda / Berita / Aceh / Gagasan Nasir Djamil terhadap Pancasila

Gagasan Nasir Djamil terhadap Pancasila

Rabu, 13 Maret 2019 16:00 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Aceh - Hasil survei yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang dirilis di Jakarta, Selasa (5/3/2019), menunjukan bahwa mayoritas pemilih muslim menyatakan bahwa Indonesia harus khas karena ideologi Pancasila.

Yang unik, ternyata persepsi pemilih muslim di Indonesia sebanyak 48,5 persen menyatakan agama dan politik adalah kesatuan yang tidak bisa dipisah

Tak pelak survei LSI membantah sterotipe yang berkembang selama ini, bahwa seakan umat muslim tidak dapat menerima pancasila. Faktanya, bahwa pancasila telah menjadi satu kesatuan dengan nilai dan paradigma masyarakat Indonesia, terutama umat muslim yang merupakan mayoritas.

Hal ini sejalan dengan pandangan politisi PKS, M. Nasir Djamil ketika memberikan pandangan dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di hadapan ratusan warga dan tokoh masyarakat se-Aceh Timur yang berlangsung di Gampong Cot Keh, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur pada tahun 2018 lalu.

Anggota Komisi III DPR RI itu juga mengatakan, nilai-nilai yang sejalan dengan Islam tersebut karena setiap poin dari lima sila Pancasila tersebut terinspirasi dari ajaran Islam.

"Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sejalan dengan nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, umat Islam memiliki tanggung jawab lebih besar untuk memastikan berjalannya nilai-nilai Pancasila di tengah-tengah masyarakat" Ujar Nasir.

Nasir Djamil berujar, "Sila-sila pancasila terinspirasi dari ajaran Islam ".

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang kini maju kembali ke DPR RI melalui Dapil Aceh 2 mencontohkan sila pertama Pancasila dengan jelas disebutkan bahwa Indonesia adalah negara berketuhanan, bukan negara ateis atau tidak percaya Tuhan.

Sila kedua Pancasila menyebutkan kemanusiaan yang adil dan beradab, juga sangat sejalan dengan nilai Islam. Islam hadir untuk memanusiakan manusia dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh manusia.

Begitu juga dengan sila ketiga, seluruh rakyat Indonesia terus menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Amanat persatuan ini merupakan ajaran fundamental Islam yang tertuang dalam Al Quran.

"Termasuk juga dua sila lainnya. Jadi, semua butir yang ada dalam Pancasila tersebut terinspirasi dari nilai-nilai Islam," pungkas Nasir Djamil. (PD)


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda