Logo Dialeksis
rsu bireun
Beranda / Berita / Aceh / IDI Aceh: 400 Tenaga Kesehatan Terinfeksi Corona

IDI Aceh: 400 Tenaga Kesehatan Terinfeksi Corona

Rabu, 30 September 2020 08:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Ketua IDI Aceh, Safrizal Rahman 


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh mencatat ada sekitar 400 tenaga kesehatan di Provinsi Aceh yang teinfeksi corona. IDI mengaku khawatir terjadi klaster penularan virus corona (Covid-19) di rumah sakit jika tidak diantisipasi.

Ketua IDI Aceh Safrizal Rahman mengatakan, bukan hanya angka positif corona saja yang tinggi, namun juga dibarengi dengan angka kematian yang tinggi. Hingga saat ini sudah ada 7 tenaga kesehatan terinfeksi corona yang meninggal dunia di Aceh.

"Terkonfirmasi positif corona sudah di angka 400 orang di seluruh Aceh. meninggal 7. Dokter 5, perawat 1 dan petugas laboratorium 1. Jangan sampai rumah sakit bisa membuat klaster sendiri," kata Safrizal dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (29/9/2020).

Safrizal mengakui di sejumlah rumah sakit di Aceh sempat ada yang nyaris mengalami collapse karena tenaga medisnya banyak yang terpapar corona. Seperti di Langsa. Hanya saja, saat ini sudah kembali pulih dan beberapa tenaga kesehatan di RSUD Langsa sudah kembali bekerja.

Jika tenaga medis di rumah sakit banyak yang terpapar corona, kata dia, maka dipastikan pelayanan kesehatan akan terganggu. Ia mencontohkan, salah satu rumah sakit di Kabupaten Pidie Jaya. Sudah banyak tenaga kesehatan di sana yang mulai terpapar corona.

"Kalau tenaga medis terpapar terlalu banyak, pasti pelayanan terganggu, potensi collapse, seperti di Pidie Jaya, banyak tenaga kesehatan di sana yang mulai terpapar," ujarnya.

Dia meminta setiap rumah sakit harus meningkatkan fasilitas kesehatan bagi tenaga medisnya semaksimal mungkin, kemudian antisipatif melalui screening pasien yang hendak masuk ke rumah sakit, dan meningkatkan standardisasi.

"Screening terhadap pasien masuk harus diperketat, apakah pasien itu terpapar Covid-19 atau tidak, jika tidak diperketat ini berbahaya. Fasilitas kesehatan juga harus maksimal," ucapnya.

Sejauh ini jumlah kasus positif corona di Aceh secara kumulatif sebanyak 4.469 orang. Dengan rincian 2.605 sembuh, 1.690 dirawat di rumah sakit rujukan dan 174 meninggal dunia.

Editor :
Zulkarnaini

BPBD
riset-JSI
pna
Komentar Anda