Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Ikamabdya Gelar Bukber di Banda Aceh, Pererat Silaturahmi Perantau Abdya

Ikamabdya Gelar Bukber di Banda Aceh, Pererat Silaturahmi Perantau Abdya

Minggu, 22 Februari 2026 21:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Ketua Umum Ikamabdya, Zalsufran, mengatakan kegiatan buka puasa bersama menjadi momentum untuk memperkuat kekompakan antar pengurus dan masyarakat Abdya di perantauan. [Foto: dokumen untuk dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pengurus Ikatan Keluarga Masyarakat Aceh Barat Daya (Ikamabdya) menggelar buka puasa bersama di Banda Aceh sebagai upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarperantau Abdya di ibu kota provinsi.

Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Kita Merajut Ukhuwah dalam Menggapai Keberkahan Ramadhan” itu berlangsung di Kantor Perwakilan Abdya, di Lambhuk Banda Aceh, Minggu (22/2/2026).

Ketua Umum Ikamabdya, Zalsufran, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kekompakan antar pengurus dan masyarakat Abdya di perantauan.

“Kegiatan ini intinya tentu untuk menjadikan kita saling kompak, saling peduli, apalagi di tengah bulan suci Ramadhan ini. Terima kasih atas kehadiran semua,” ujar Zalsufran.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Zaman Akli yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan buka puasa bersama ini. 

Ia menilai silaturahmi antarperantau memiliki nilai penting yang tidak dapat diukur secara materi. “Kegiatan silaturrahmi ini luar biasa, sangat penting untuk kita, apalagi ini kita di perantauan. Tentunya kegiatan ini tidak dilihat dari seberapa mewah, tapi nilai ukhuwah yang tidak bisa tergantikan dengan hal lain,” katanya.

Ia juga menilai waktu pelaksanaan di awal Ramadhan sangat tepat, mengingat paruh kedua bulan suci biasanya diisi dengan agenda yang lebih padat.

“Ini tepat sekali dilaksanakan di awal Ramadhan karena di 15 hari kedua Ramadhan biasanya sudah sangat padat,” ujarnya.

Akli berharap ke depan kegiatan serupa tidak hanya diikuti pengurus Ikamabdya, tetapi dapat melibatkan seluruh masyarakat Abdya yang berada di Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, dan sekitarnya.

“Kita harapkan ke depan tidak hanya dilaksanakan untuk pengurus Ikamabdya saja, tapi dapat dihadiri oleh seluruh masyarakat Abdya yang ada di Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, dan sekitarnya. Semoga kegiatan bukber ini di tahun-tahun ke depan jangkauannya dapat kita laksanakan lebih luas,” tambahnya.

Ustaz Masrul Aidi dalam ceramahnya mengingatkan pentingnya menjaga identitas dan nilai keislaman meski berada di perantauan. Ia mencontohkan perjalanan hidup Imam Syafi'i yang sejak kecil telah merantau untuk menuntut ilmu.

“Merantaulah, tapi tidak boleh kehilangan identitas. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini mendatangkan semangat terus bersama,” ujarnya.

Masrul Aidi juga mengutip sabda Rasulullah SAW tentang keutamaan menyambung tali silaturahmi. “Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi,” tuturnya.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Prof Ishak Hasan, serta sejumlah tokoh masyarakat Abdya yang berkarier di Banda Aceh, Aceh Besar, dan wilayah lainnya.[*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI