Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Jadi Destinasi Wisata, Pendopo Gubernur Aceh Mulai Ramai Dikunjungi

Jadi Destinasi Wisata, Pendopo Gubernur Aceh Mulai Ramai Dikunjungi

Jum`at, 24 Januari 2020 10:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin didamping Kepala UPTD Museum Aceh Mudha Farsyah berfoto bersama rombongan IMBI yang mengunjungi Meuligoe Gubernur, Kamis (23/1/2020). [Foto: Disbudpar Aceh 2020]

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Terhitung sejak dibuka ke publik 20 Januari lalu, minat masyarakat berkunjung ke Pendopo Gubernur Aceh terus bertambah.

Pada hari kedua, Kamis (23/1/2020), puluhan siswa dari SMA Negeri 1 Peukan Bada, Aceh Besar dan Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Aceh mengunjungi Meuligoe Aceh yang dipandu langsung oleh pihak UPTD Museum Aceh.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin didamping Kepala UPTD Museum Aceh Mudha Farsyah, menyebutkan, hari ini merupakan kunjungan kedua dari para siswa yang ingin berwisata sejarah ke Pendopo Gubernur Aceh yang menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang telah dibuka untuk umum.

"Pembukaan pendopo untuk umum ini sejalan dengan arahan Plt Gubernur Aceh untuk menjadikan pendopo sebagai salah objek wisata sejarah yang dapat dikunjungi wisatawan, karena pendopo memiliki riwayat sejarah," kata Jamaluddin.

Ia menjelaskan Pendopo Gubernur Aceh yang berada di Banda Aceh tersebut bisa dikunjungi oleh pengunjung setiap hari Senin dan Kamis pada pukul 10.00-12.00 WIB.

"Bagi yang ingin berwisata ke Pendopo Gubernur Aceh dapat datang ke Museum Aceh sebelumnya, kemudian ada pemandu kita yang akan membawa ke Pendopo," katanya.

Terhitung sejak dibuka ke publik 20 Januari lalu, minat masyarakat berkunjung ke Pendopo Gubernur Aceh terus bertambah.

Ia meyakini dengan dibukanya Pendopo Gubernur Aceh untuk umum akan mampu meningkatkan kunjungan ke Aceh termasuk ke Museum Aceh untuk mengenalkan sejarah Aceh kepada para pengunjung.

Dengan adanya kunjungan ke pendopo besar harapan sebagian besar siswa dapat lebih memahami serta menambah wawasan sejarah tentang Aceh khususnya sejarah Meuligoe Aceh. (dpb)


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda