Beranda / Berita / Aceh / Jelang Pencoblosan, Forum Ormas Islam di Agara Sepakati Hoax Musuh Bersama

Jelang Pencoblosan, Forum Ormas Islam di Agara Sepakati Hoax Musuh Bersama

Jum`at, 29 Maret 2019 16:35 WIB

Font: Ukuran: - +

Ketua pelaksana diskusi forum silaturrahmi umat islam Ust H. M.Hatta Bulkaini Skd, saat menyampaikan sambuta


DIALEKSIS.COM | Kutacane - Tokoh agama bersama aktivis organisasi Islam di Aceh Tenggara (Agara), kemarin, Kamis (28/3) menggelar forum diskusi dan silaturrahmi jelang pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) tahun 2019 di pendopo Gotak 10, desa Lawe Sagu kecamatan Lawe Bulan.

Ketua pelaksana kegiatan silaturrahmi forum ormas Islam, ustad H. M.Hatta Bulkaini Skd, dalam sambutanya mengatakan, tujuan diskusi ini untuk terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Disebutkan, Aceh Tenggara aman dan kondusif menyambut pesta demokrasi pemilu legislatif dan pilpres 2019 .

Kapolres Agara AKBP Rahmat Har Deny melalui Kasat Bimas AKP Ali Umar dalam forum diskusi, mengatakan, polres Agara sangat komit dalam menyukseskan pemilu 2019 dan tetap mewaspadai setiap potensi gangguan jelang pileg dan pilpres, apapun bentuknya.

"Dan diharapkan segenap komponen masyarakat untuk bersinergi menjaga ketertiban dan keamanan dilingkungan masing-masing," kata Ali Umar.

Terkait komitmen Polri, disebutkan, Polri akan tetap menjunjung tinggi sikap netralitas, jelang pemilu 2019. 

"Jadi jika ada isu yang beredar luas di jejaring media sosial bahwa Polri tak netral itu tidak benar," pungkasnya.

Sekretaris ormas Muhammadiyah Agara Masri Amin menegaskan, isu hoax atau berita bohong berpotensi mengancam serta merusak keindahan keberagamaan yang ada di Indonesia saat ini, jika tak segera dicegah dan ditindak lanjuti. 

"Hoax yang masif dijagat dunia maya, jangan dipercaya begitu saja, kita harus tetap mengedepankan azas tabayun," kata Masri Amin.

Sementara Doktor Ridwan, selaku penasehat BKPRMI (Badan Kerukunan Remaja Masjid) Agara, senada dengan ketua STAISES Kutacane, Sufian Husni Salam, M.Ed, menyatakan, aparat hukum agar menindak tegas penyebar hoax atau berita bohong.

Disebutkan, semua informasi saat ini, dalam hitungan menit sudah beredar luas dimasyarakat. Bahkan banyak informasi yg disebar itu bernilai "sampah", oleh karenanya, masyarakat harus bijak menyikapi mana informasi hoax dan mana yang akurat. 

"Maka harus diverifikasi dan dicerna dengan matang segala berita atau informasi yang ada,harus jeli memilah dan memilih berita, agar tidak menjadi korban hoax," Ujar Ridwan.

H. M. Abbas, Lc, dari MPU Agara, menyebutkan, hasil pantauannya ditengah-tengah masyarakat Agara, terkait jelang pileg dan pilpres, diprediksi suasana kondusif tetap tercipta. 

Pantauan jurnalis, diskusi Forum silaturrahmi ormas islam ini, dihadiri tim dari Mabes Polri, AKBP Renaldy, SIK dan IPDA Azwar Nur serta sejumlah perwira dari Polres Agara. Para tokoh agama dari Muhammadiyah, NU, BKPRMI, MPU , Alwasliyah,Ikat, DDII, NU, Aisyiah dan undangan lainnya.

Keyword:


Editor :
Im Dalisah

riset-JSI
Komentar Anda