Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Ketua PWI Aceh Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos dan Waspadai Hoaks

Ketua PWI Aceh Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos dan Waspadai Hoaks

Kamis, 15 Januari 2026 10:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Nasir Nurdin. [Foto: Naufal Habibi/dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Nasir Nurdin, mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta mewaspadai maraknya informasi hoaks yang beredar di ruang digital.

Nasir menegaskan bahwa kejahatan di media sosial, khususnya yang berkaitan dengan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), merupakan kewenangan aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian.

“Kalau sikap kita di PWI jelas, bahwa kejahatan media sosial itu merupakan ranahnya polisi karena termasuk kejahatan ITE,” ujar Nasir kepada dialeksis.com, Kamis (15/1/2026).

Meski penindakan berada di tangan aparat, PWI Aceh, kata Nasir, tetap memiliki tanggung jawab moral untuk mengedukasi dan mengingatkan masyarakat, termasuk para aktivis media sosial, agar berhati-hati dalam menyebarkan maupun menerima informasi.

Ia menjelaskan, masyarakat sebenarnya dapat dengan mudah membedakan informasi yang bersumber dari media sosial dan media arus utama atau media mainstream. Salah satu indikator yang dapat dilihat adalah kualitas bahasa dan struktur penulisan.

“Kalau tata bahasanya sudah tidak karu-karuan, tanda baca tidak jelas, narasinya tidak terstruktur, dan kaidah bahasanya amburadul, itu hampir bisa dipastikan produk media sosial,” jelasnya.

Selain itu, Nasir mengingatkan agar masyarakat selalu memeriksa kebenaran informasi dengan mencari referensi pembanding di media mainstream yang kredibel. Menurutnya, informasi yang tidak ditemukan di media arus utama patut dicurigai sebagai hoaks.

“Segera cari referensinya di media mainstream. Kalau berita yang sama tidak ditemukan, maka bisa dipastikan itu hoaks,” tegasnya.

Atas dasar itu, Ketua PWI Aceh mengajak seluruh masyarakat untuk lebih cerdas dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial, agar tidak ikut menyebarkan informasi palsu yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Maka, bijaklah dalam bermedsos,” pungkas Nasir. [nh]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI