Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Modus Undian Berhadiah Catut Nama Bank Aceh, Nasabah Diminta Waspada

Modus Undian Berhadiah Catut Nama Bank Aceh, Nasabah Diminta Waspada

Jum`at, 09 Januari 2026 09:15 WIB

Font: Ukuran: - +

Tangkapan layar informasi promo undian Bank Aceh di media sosial Facebook. [Foto: net via infobank]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Maraknya penipuan bermodus undian berhadiah kembali terjadi dengan mencatut nama PT Bank Aceh Syariah. Kali ini, pelaku menyasar nasabah melalui media sosial Facebook dengan iming-iming hadiah bernilai tinggi dan tautan pendaftaran mencurigakan.

Unggahan yang beredar sejak 6 Januari 2026 tersebut menargetkan nasabah yang disebut telah aktif menggunakan aplikasi Action Mobile Banking. Dalam narasinya, pelaku menjanjikan berbagai hadiah, mulai dari tiket umrah, mobil, sepeda motor, hingga gawai dan emas, dengan dalih program undian resmi Bank Aceh.

Untuk meyakinkan korban, unggahan tersebut menyertakan tombol pendaftaran yang mengarahkan pengguna ke situs eksternal dengan alamat domain tidak resmi. Tautan tersebut diduga kuat menjadi bagian dari upaya pencurian data pribadi nasabah.

Menanggapi hal ini, manajemen Bank Aceh melalui akun Instagram resmi @bankacehofficial menegaskan bahwa informasi undian tersebut tidak pernah dikeluarkan oleh pihak bank dan dipastikan merupakan hoaks.

“Di tengah banyaknya informasi yang beredar, kami mengimbau untuk nasabah harap berhati-hati terhadap promo undian palsu yang mengatasnamakan Bank Aceh, dengan jangan mudah tergiur oleh iming-iming hadiah,” tulis manajemen Bank Aceh.

Manajemen juga meminta masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan ulang terhadap kebenaran informasi dan memastikan sumber yang digunakan merupakan kanal resmi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Selain itu, Bank Aceh turut membagikan ciri-ciri informasi palsu, antara lain berasal dari sumber yang tidak jelas atau bukan akun resmi, menggunakan judul sensasional yang memicu kepanikan, serta mengajak masyarakat untuk segera mengklik, mendaftar, atau membagikan informasi.

“Bank Aceh menyatakan tidak pernah meminta PIN, OTP, atau data sensitif lainnya. Cek layanan resmi di linkin.bio/bankaceh,” tutup pernyataan manajemen.[*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI