Beranda / Berita / Aceh / Pemerintah Aceh Evaluasi Progres Pembangunan RS Regional

Pemerintah Aceh Evaluasi Progres Pembangunan RS Regional

Senin, 25 November 2019 20:02 WIB

Font: Ukuran: - +

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Teuku Ahmad Dadek, yang juga Ketua Tim Pengendali dan Percepatan Kegiatan (P2K) saat memantau pembangunan terakhir RSUD dr. Yulidin Away, Tapaktuan di Aceh Selatan, Senin (25/11). Foto: Humas Pemerintah A


DIALEKSIS.COM | Aceh Selatan – Pemerintah Aceh mengevaluasi kemajuan pembangunan RSUD dr. Yulidin Away, Tapaktuan, Aceh Selatan, sebagai salah satu Rumah Sakit Regional di kawasan itu.

RSUD dr. Yulidin Away merupakan satu dari empat Rumah Sakit Regional yang dibangun di Aceh untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Tiga RS Regional lainnya masing-masing terletak di Kabupaten Aceh Barat, Aceh Tengah dan Kota Langsa.

"Semoga dengan adanya Rumah Sakit Regional tersebut dapat meningkatkan pelayanan kesehatan Aceh," ujar Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Teuku Ahmad Dadek, yang juga Ketua Tim Pengendali dan Percepatan Kegiatan (P2K) saat memantau pembangunan terakhir RSUD dr. Yulidin Away, Tapaktuan, Senin (25/11).

Peninjauan pembangunan rumah sakit tersebut merupakan bagian dari evaluasi penyelesaian sejumlah paket pembangunan dari dana APBA Tahun 2019.

Rumah sakit tersebut nantinya diharapkan dapat membantu kinerja Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh yang semakin sesak karena banyaknya pasien rujukan dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.

Dadek mengatakan, berdasarkan master plan yang telah dibuat, nantinya RSUD dr. Yulidin Away Tapaktuan akan berstatus Rumah Sakit Tipe-B dan menjadi satu-satunya rumah sakit rujukan regional yang membawahi tiga kabupaten/kota di bagian selatan Aceh.

Lebih lanjut, Dadek menjelaskan proyek tersebut direalisasikan secara bertahap, di mana untuk tahun 2019 sendiri mendapat kucuran dana Rp. 34.10 miliar. "Jika mendapatkan kucuran angggaran setiap tahunnya maka bangunan rumah sakit ini diperkirakan akan rampung pada tahun 2023 mendatang," kata Dadek. 

Keyword:


Editor :
Im Dalisah

riset-JSI
Komentar Anda