Beranda / Berita / Aceh / Pemerintah Aceh Serahkan Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak Banjir Aceh Tenggara

Pemerintah Aceh Serahkan Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak Banjir Aceh Tenggara

Sabtu, 05 Januari 2019 18:35 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Kutacane - Pemerintah Aceh melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyerahkan bantuan Pangan dan Sandang untuk Masyarakat Terdampak Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (4/1).

Bantuan tersebut berupa : beras (10 kg/sak) 600 sak setara 6 ton mie instant 300 dus, minyak goreng 250 liter, ikan kaleng 240 kaleng, air mineral gelas 300 dus, gula pasir 200 kg, kain sarung 250 lbr dan selimut 250 lbr (Dana APBA TA. 2019).

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Aceh juga menyerahkan bantuan logistik tambahan yang merupakan Hibah BNPB berupa: 1. Paket perlengkapan SD 20 pkt, 2. Paket rekreasional 10 pkt, 3. Lauk pauk 24 pkt, 4. Tenda gulung 10 lbr, 5. Bahan Sandang 10 pkt, 6. Matras 15 lbr, 7. Karung pasir 250 lbr.

Prosesi penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Bupati Aceh Tenggara, Pemerintah Aceh diwakili oleh staf khusus Plt Gubernur Aceh Adnan Yacob (Oden) didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBA Ir. Muhammad Syahril, MM dan staff senior BPBA Drs. Surya Rayendra. Sedangkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara diwakili oleh Sekda Aceh Tenggara, Muhammad Ridwan, SE, MSi didampingi Plt. Kalaks BPBD Aceh Tenggara, Ramisin, SE. juga hadir mendampingi Sekda Aceh Tenggara, Asisten II Setda Aceh Tenggara, Abri, MPd, serta Asisten III Setda Aceh Tenggara, Drs. Soedirman Arief, MPd dan Kadis Sosial Aceh Tenggara, Karimin, MA.

Sekretaris Daerah Aceh Tenggara, Muhammad Ridwan, SE, MSi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh/BPBA atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan tersebut selanjutnya akan segera disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada tanggal 31 Des 2018 lalu.

Sebagaimana dilaporkan sebelumnya oleh BPBD Aceh Tenggara, kejadian bencana banjir bandang dan tanah longsor tersebut melanda 9 Kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara dengan jumlah masyarakat terdampak sebanyak 4.518 KK/18.302 jiwa dan yang mengungsi sejumlah 93 KK/222 jiwa. Disamping itu dampak bencana tersebut juga telah mengakibatkan rusaknya Rumah Penduduk, Jembatan, Jalan dan Sarana Prasarana Umum lainnya.

Lebih lanjut, BPBD Aceh Tenggara melaporkan bahwa banjir bandang dan tanah longsor tersebut telah melanda 9 Kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara yakni Kecamatan Badar terdapat 2 Desa terdampak, Kecamatan Lawe Bulan terdapat 7 Desa terdampak, Kecamatan Babussalam terdapat 8 Desa terdampak, Kecamatan Bambel terdampak 7 Desa terdampak, Kecamatan Lawe Sumur terdapat 3 Desa terdampak, Kecamatan Tanoh Alas 1 desa terdampak, Kecamatan Babul Rahmah terdampak 4 Desa terdampak, Kecamatan Lawe Sigala terdapat 2 Desa terdampak dan Kecamatan Seumadam terdapat 1 Desa terdampak.

Pada kesempatan tersebut Adnan Yacob juga mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara supaya secara berkesinambungan melakukan sosilisasi pengurangan risiko bencana dengan menjaga lingkungan sekitar pemukiman untuk mencegah dan meminimalisir kemungkinan terulangnya kejadian bencana dimasa yang akan datang serta mendorong terbentuknya desa tangguh bencana dengan meningkatkan kapasitas masyarakat di daerah rawan bencana melalui sosialisasi dan atau pelatihan penanggulangan bencana. (dae/BPBA)

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda