Kamis, 15 Oktober 2026
Beranda / Berita / Aceh / Pemkab Bener Meriah Dorong Program Ketenagakerjaan, Ada TKM hingga Padat Karya

Pemkab Bener Meriah Dorong Program Ketenagakerjaan, Ada TKM hingga Padat Karya

Rabu, 14 Oktober 2026 14:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mendorong penyebarluasan informasi program ketenagakerjaan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI. [Foto: Diskominfo BM]


DIALEKSIS.COM | Redelong - Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mendorong penyebarluasan informasi program ketenagakerjaan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI. Langkah ini dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja, pemberdayaan ekonomi, dan kesempatan kerja.

Kepala transmigrasi dan ketenagakerjaan Abdul Kadir S.T.,M.Si melalui Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan, Jariansyah, S.Pd.SD.,M.Pd, mengatakan sejumlah program telah rutin diusulkan melalui aplikasi Siap Kerja. Namun, sosialisasi yang selama ini mengandalkan media sosial dan surat kepada camat serta kepala kampung dinilai belum menjangkau seluruh masyarakat sasaran.

Salah satu program yang diusulkan dalam dua tahun terakhir adalah Tenaga Kerja Mandiri (TKM), yang menyasar wirausaha pemula dan penyandang disabilitas. Selain itu, terdapat program Padat Karya untuk mendukung pembangunan infrastruktur desa sekaligus melibatkan masyarakat setempat dalam pelaksanaannya.

Pada 2026, Bener Meriah memperoleh satu bantuan Padat Karya di Kampung Panji Mulia I, Kecamatan Bukit, berupa pembangunan jalan rabat beton. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat secara gotong royong sehingga diharapkan memberikan manfaat pembangunan sekaligus dampak ekonomi bagi warga.

Program lainnya adalah Tailor Made Training (TMT), yakni pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta dan dunia kerja. Program ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat agar lebih siap memasuki pasar kerja atau mengembangkan usaha mandiri.

Jariansyah berharap Dinas Komunikasi dan Informatika Bener Meriah membantu memperluas sosialisasi program-program tersebut melalui saluran komunikasi pemerintah. Informasi juga perlu menjangkau organisasi, yayasan, BUMN, BUMD, serta pihak lain yang berpotensi menjadi peserta atau mitra pelaksana sesuai ketentuan.

Melalui sinergi antarperangkat daerah dan pengajuan program secara berkelanjutan melalui aplikasi Siap Kerja, Pemkab Bener Meriah berharap semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap program pemberdayaan dan pelatihan kerja untuk mendukung pembangunan daerah periode 2025-2029. [j]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI