Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Pendamping PKH Banda Aceh Terima Penghargaan dari Plt Gubernur Aceh

Pendamping PKH Banda Aceh Terima Penghargaan dari Plt Gubernur Aceh

Jum`at, 27 Desember 2019 11:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Rizky Sopya, S.Pd., pendamping PKH dari Kota Banda Aceh menerima penghargaan dari Plt. Gubernur Aceh, Rabu (25/12/2019) kemarin pada peringatan HKSN 2019 di Desa Blang Pandak. [Foto: Ist.]

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pendamping Sosial PKH (Program Keluarga Harapan) Kementerian Sosial di Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh yang juga Kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Rumah Baca Aneuk Nanggroe (RUMAN) Aceh, Rizky Sopya S.Pd., menerima penghargaan dari Plt. Gubernur Aceh pada Rabu (25/12/2019) kemarin.

Rizky Sopya yang akrab disapa Kiki, terpilih sebagai Pendamping Teladan dan Inspiratif Aceh tahun 2019. Menyusul kemudian Ade Oscar dari Kabupaten Aceh Utara dan Eka Damayanti dari Kabupaten Pidie.

Piagam penghargaan langsung diberikan oleh Plt Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah MT., disaksikan Kepala Dinas Sosial Aceh Drs. Alhudri, MM., pada puncak kegiatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2019 Aceh di Desa Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie. 

"Alhamdulillah, sebuah kehormatan dan kebahagiaan bagi kami. Apresiasi ini bukan untuk saya sendiri. Melainkan, buat semua pendamping PKH, relawan dan tim RUMAN Aceh yang terus bergerak dengan santun, menjunjung tinggi integritas dan profesional", ujar Rizky. 

Ada 3 kriteria utama bagi peraih pernghargaan bergengsi ini. Yaitu, terlibat aktif dalam upaya pengentasan masalah sosial, mampu bekerja sama dengan banyak pihak dan memiliki inovasi dalam bergerak di masyarakat. 

Lembaga Pendidikan dan PKBM RUMAN yang didirikan Kiki bersama sang suami, Ahmad Arif, merupakan salah satu wadah bagi Kiki dalam melakukan inovasinya itu. Berbagai kegiatan disinergikannya sehingga mendapatkan penerima yang memang lebih membutuhkan.

Sebagai contoh, mayoritas murid Sekolah PAUD RUMAN Aceh yang dikhususkan bagi kaum dhuafa dan rentan secara sosial ekonomi adalah anak berapa keluarga penerima PKH dari beberapa Kecamatan di Banda Aceh dan Aceh Besar. 

Kepala Dinas Sosial Aceh, Drs. Alhudri MM., menungkapkan bahwa HKSN merupakan bagian dari bentuk realiasasi sikap setia sosial antara masyarakat dengan caring (peduli) yang diikuti sharing (berbagi). 

"Kesetiakawanan sosial ini, bila dilakukan secara konsisten akan menghadirkan secara langsung dampak yang besar terhadap perubahan harkat, martabat dan harga diri setiap warga", ungkap Alhudri.

Sebagai informasi, rangkaian HKSN Aceh 2019 diisi dengan perekaman administrasi kependudukan berupa e-KTP, membersihkan halaman masjid Baitut Taqwa, membersihkan sampah di sungai, pengobatan massal, peletakan batu pertama pembangunan rumah dhuafa dan penyerahan piagam penghargaan kepada TKSK, PSM dan PKH berprestasi. (aa)


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda