Sabtu, 06 Juni 2026
Beranda / Berita / Aceh / PNL Bawa Pulang Empat Medali dari IPEC 2026 di Surabaya

PNL Bawa Pulang Empat Medali dari IPEC 2026 di Surabaya

Jum`at, 05 Juni 2026 08:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Arn

Delegasi Politeknik Negeri Lhokseumawe berhasil meraih empat medali pada ajang 3rd Indonesian Polytechnic English Championship 2026 di Surabaya. [Foto: dok. PNL]


DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Delegasi Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang 3rd Indonesian Polytechnic English Championship (IPEC) 2026 yang berlangsung di Politeknik Pelayaran Surabaya pada 3-5 Juni 2026, mahasiswa PNL berhasil membawa pulang empat medali.

Empat medali tersebut terdiri atas dua medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu. Prestasi itu diraih mahasiswa dari Jurusan Bisnis dan Jurusan Teknik Kimia.

Capaian ini semakin menegaskan kualitas mahasiswa vokasi PNL dalam bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai politeknik negeri maupun swasta di Indonesia.

Adapun dua medali emas dipersembahkan oleh Ghina Najwa Ilmi, mahasiswi Jurusan Bisnis Program Diploma III Administrasi Bisnis, pada cabang Speech kategori Competent, serta Zia Alicia, mahasiswi Jurusan Bisnis Program Sarjana Terapan Akuntansi Sektor Publik, pada cabang Storytelling kategori Novice.

Sementara itu, medali perak diraih Muhammad Zuhdan Ansharulhaq, mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Program Diploma III Teknologi Pengolahan Minyak dan Gas, pada cabang Pitching kategori Novice.

Adapun medali perunggu diraih Shafa Naya Naysylla, mahasiswi Jurusan Bisnis Program Sarjana Terapan Manajemen Keuangan Sektor Publik, pada cabang Biz-Tech Educating Talk kategori Competent.

Prestasi yang diraih mahasiswa dari dua jurusan berbeda itu menunjukkan bahwa budaya kompetisi, pengembangan soft skills, serta kemampuan komunikasi global terus tumbuh di lingkungan PNL.

IPEC 2026 diawali dengan babak penyisihan atau Preliminary Round yang digelar secara daring pada 5“8 Mei 2026. Ajang tersebut diikuti sekitar 600 peserta dari berbagai politeknik negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.

Dari ratusan peserta itu, hanya peserta terbaik yang berhasil melaju ke babak final yang digelar secara tatap muka di Surabaya pada 3“5 Juni 2026.

Direktur PNL, Dr. Ir. Rizal Syahyadi, ST., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng., melalui Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ir. Syukri, ST., MT, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut.

Menurut Syukri, keberhasilan mahasiswa PNL meraih empat medali pada IPEC 2026 menjadi bukti bahwa mahasiswa vokasi Aceh memiliki kemampuan dan daya saing kuat di tingkat nasional.

“Keberhasilan meraih empat medali pada IPEC 2026 merupakan capaian yang sangat membanggakan bagi PNL. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa PNL tidak hanya unggul dalam kompetensi teknis sesuai bidang keahliannya, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi global, berpikir kritis, kreativitas, serta kepercayaan diri yang kuat untuk tampil dan bersaing di tingkat nasional,” ujar Syukri.

Ia mengatakan, prestasi tersebut tidak lahir secara instan. Capaian itu merupakan buah dari kerja keras mahasiswa, dedikasi para pembina, serta dukungan institusi dalam membangun ekosistem kemahasiswaan yang produktif dan berorientasi pada prestasi.

“Kami berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi diri dan tidak ragu mengambil peluang dalam berbagai kompetisi. PNL akan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang berkualitas agar lahir semakin banyak mahasiswa yang mampu mengharumkan nama kampus, daerah, dan bangsa di tingkat nasional maupun internasional,” kata Syukri.

Sementara itu, dosen pembina delegasi PNL, Marlina, S.Ag., M.Ped.Work., mengatakan keberhasilan tersebut diraih melalui proses persiapan yang panjang. Mulai dari seleksi internal, pembinaan intensif, hingga simulasi kompetisi yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurut Marlina, para mahasiswa menunjukkan komitmen, disiplin, dan semangat belajar yang luar biasa selama masa persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.

“IPEC 2026 diikuti oleh delegasi terbaik dari berbagai politeknik di Indonesia, sehingga tingkat persaingannya sangat kompetitif. Namun mahasiswa PNL mampu menunjukkan performa yang sangat baik, baik dari aspek penguasaan Bahasa Inggris, teknik presentasi, kemampuan public speaking, maupun dalam menyampaikan gagasan secara sistematis dan meyakinkan di hadapan dewan juri,” ungkapnya.

Ia menilai, prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa vokasi Aceh memiliki potensi besar untuk bersaing di level nasional apabila mendapatkan pembinaan yang tepat dan kesempatan yang memadai.

“Prestasi ini adalah hasil kerja keras mahasiswa yang telah berlatih dengan penuh kesungguhan. Kami bersyukur usaha yang dilakukan selama ini membuahkan hasil yang membanggakan. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan diri dan menjadi awal dari lahirnya prestasi-prestasi yang lebih besar pada masa yang akan datang,” tutur Marlina.

IPEC 2026 mempertandingkan berbagai cabang lomba, antara lain Essay Writing, Speech, Storytelling, Master of Ceremony, Newscasting, Interview, Biz-Tech Educating Talk, Pitching, Poster Presentation, hingga Videography Challenge.

Ajang ini menjadi salah satu kompetisi bergengsi bagi mahasiswa vokasi Indonesia untuk menunjukkan kemampuan komunikasi, kreativitas, kepercayaan diri, serta profesionalisme di tingkat nasional.

Empat medali yang dibawa pulang dari Kota Pahlawan bukan sekadar simbol kemenangan. Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi representasi kerja keras mahasiswa, dedikasi pembina, serta kualitas pendidikan vokasi PNL yang terus bertumbuh dalam menyiapkan generasi muda Aceh yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global. [arn]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI