DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - SMA Negeri 3 Banda Aceh kembali menggelar pergelaran akbar tahunan bertajuk Realistig VII (Religion, Art, Language, Science, and Sport in Smantig), yang akan berlangsung mulai 30 Agustus hingga 3 September 2025. Acara ini rencananya akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Aceh.
Kegiatan tahun ini diikuti oleh 699 peserta dari seluruh Aceh, mencakup siswa-siswi tingkat SMP dan SMA, bahkan terbuka untuk masyarakat umum. Menurut Kepala SMA Negeri 3 Banda Aceh, Muhibbul Khibri, S.Pd., M.Pd, Realistig bukan hanya ajang kompetisi, melainkan wadah pengembangan minat, bakat, dan karakter generasi muda Aceh.
“Realistig merupakan program unggulan SMA Negeri 3 Banda Aceh. Kegiatan ini mengusung kreativitas dan inovasi yang menekankan konsep penjajakan bakat dan minat siswa. Ini bukan sekadar ajang berkompetisi, tapi sarana untuk melatih kemampuan diri, membentuk karakter, dan menyiapkan mental generasi muda,” ujar Muhibbul, Jumat (29/8/2025).
Ragam Lomba dari Keagamaan hingga Seni Digital
Realistig VII menghadirkan beragam cabang perlombaan yang terbagi berdasarkan tingkat peserta:
Tingkat SMA: MTQ, Nasyid Acapella, Syarhil Qur’an, Debat Bahasa Indonesia, English Debate, News Anchor, Ratoh Jaroe, Rapa’i Geleng, Cerdas Cermat, dan Lomba Esai.
Tingkat SMP: MTQ, Tahfidz Qur’an, dan Speech.
Tingkat Umum: Band, Fotografi, Film Pendek, dan Desain Poster.
Muhibbul menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini dapat terlaksana berkat semangat luar biasa dari para siswa, dukungan guru, orang tua wali murid, alumni, serta masyarakat sekitar.
“Dengan segala keterbatasan, kegiatan ini tetap terwujud karena niat besar dari siswa-siswa kami. Saya, para guru, orang tua, alumni, dan masyarakat sangat mendukung sepenuhnya demi keberhasilan program besar ini,” tuturnya.
Realistig bukan hanya menjadi kebanggaan SMA Negeri 3 Banda Aceh, tetapi juga diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam menciptakan ruang aktualisasi bagi siswa.
“Harapan besar kami, Realistig dapat melahirkan generasi Aceh yang handal, inovatif, kreatif, maju, dan berkarakter. Kehadiran siswa dari seluruh Aceh tentu akan mewarnai dan menyemarakkan Realistig tahun ini,” pungkas Muhibbul. [*]