Beranda / Berita / Aceh / Tahun Emas Kearsipan, Kepala Dispersip Banda Aceh Pertegas Pentingnya Arsip

Tahun Emas Kearsipan, Kepala Dispersip Banda Aceh Pertegas Pentingnya Arsip

Rabu, 19 Mei 2021 16:32 WIB

Font: Ukuran: - +

Foto: Diskominfotik Banda Aceh

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Peringati Hari Kearsipan Nasional Ke-50, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Banda Aceh, Alimsyah, S.Pd, MS melalui Kasi Bidang Pengelolaan Kearsipan Maisyura, A.md mengatakan bahwa pentingnya pengelolaan sistem manajemen kearsipan guna menciptakan pendistribusian arsip OPD di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

“Arsip merupakan dokumen penting yang harus dijaga. Karena Arsip suatu saat akan dicari dan dipergunakan dalan administrasi perkantoran,” kata Maisyura pada Selasa (18/5/2021).

Selain itu juga arsip digunakan sebagai sumber informasi, pengingat dan bahan bukti pertanggungjawaban terhadap generasi mendatang.

“Sehingga dengan pentingnya menjaga arsip, penggunaan, penyimpanan dan pencarian dapat dilakukan kembali arsip OPD di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh,” jelasnya.

Menurutnya, Dispersip Kota Banda Aceh selaku Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) terus melaksanakan kegiatan Pembinaan Untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman tentang Pengelolaan Arsip sesuai dengan UUD 43 Thn 2009.

Pembinaan tersebut bertujuan untuk menyeragamkan tata kearsipan Dinamis di setiap OPD di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Dalam momentum tahun emas kearsipan dengan tema satukan langkah mewujudkan arsip digital ini, ia berharap adanya pembinaan kearsipan akan memberi semangat kepada OPD untuk lebih giat dan tertib dalam mengelola arsip.

“Tentunya untuk mewujudkan keinginan bersama kita yaitu terlaksananya pengarsipan OPD dengan baik sesuai peraturan dan kaidah kearsipan yang berlaku,” harapnya.

“Seperti tertibnya pengelolaan arsip dinamis di OPD dan penyelamatan arsip statis Banda Aceh. Baik pengelolaan arsip secara manual maupun pengelolaan seacara elektronik atau digital sesuai dengan peraturan presiden tentang SPBE,” jelasnya.

Menurutnya, dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya diperlukan sistem pemerintahan berbasis elektronik, oleh sebabnya diperlukan tata kelola dan manajemen sistem pemerintahan berbasis elektronik secara nasional.

“Dengan menggunakan media elektronik dalam pengelolaan arsip maka proses pencarian, penemuan, pendistribusian, dan pengolahan data dilakukan dalam waktu yang singkat sehingga bisa mengurangi tenaga, pikiran, dan menghemat biaya dalam pengelolaan arsip,” tutupnya.(Hus/Hz)

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda