DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - UIN Ar-Raniry menggelar pelatihan bagi imam dan pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dari Banda Aceh dan Aceh Besar, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan itu difokuskan pada penguatan kompetensi imam dan tata kelola masjid yang profesional serta moderat.
Pelatihan yang berlangsung di Ruang Teater Gedung Museum kampus tersebut diselenggarakan oleh Pusat Kerohanian dan Moderasi Beragama (PKMB). Kegiatan itu diikuti ratusan peserta yang terdiri atas imam masjid, pengurus BKM, mahasiswa, dan remaja masjid.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg mengatakan masjid memiliki posisi penting dalam memperkuat nilai keislaman yang moderat di Aceh.
Menurut dia, fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan pelayanan sosial keagamaan.
“Masjid harus mampu menjadi ruang pemersatu umat dan menghadirkan pelayanan yang menyejukkan masyarakat,” kata Mujiburrahman.
Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry, Mursyid Djawas, mengatakan pelatihan imam dan pengurus masjid penting untuk memperkuat implementasi syariat Islam yang moderat di Aceh.
Menurut dia, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat, penguatan nilai kebangsaan, serta ruang membangun kesadaran keislaman yang inklusif.
“Masjid harus menjadi pusat penguatan nilai keislaman yang moderat, memberi rahmat bagi umat, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Ia menambahkan imam dan pengurus BKM memiliki posisi strategis dalam menjaga masjid agar tetap menjadi ruang pemersatu umat.
Kegiatan itu juga menghadirkan Ketua Yayasan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Sultan Faisal Alremeithi. Dalam pemaparannya, ia mengatakan masjid merupakan institusi penting dalam membangun hubungan sosial umat Islam.
“Masjid yang kuat membutuhkan tata kelola yang baik,” kata Sultan Faisal.
Ia juga mengungkapkan rencana pembangunan masjid bantuan Uni Emirat Arab di lingkungan UIN Ar-Raniry yang saat ini masih dalam proses penjajakan.
Koordinator PKMB UIN Ar-Raniry, Dr Muqni Affan Abdullah, mengatakan pelatihan tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas imam dan pengurus masjid dalam pelayanan umat.
“Masjid diharapkan menjadi pusat penguatan ukhuwah Islamiyah dan pelayanan masyarakat,” kata Muqni.
Pelatihan bertema “Penguatan Kompetensi Imam dan Tata Kelola BKM Masjid yang Profesional, Moderat, dan Melayani Umat” itu menghadirkan Ilham Maulana dan T. Mardhatillah sebagai narasumber. [ ]