Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Wali Kota Banda Aceh: Saleum Jadi Model Pengembangan Science and Art

Wali Kota Banda Aceh: Saleum Jadi Model Pengembangan Science and Art

Minggu, 12 Januari 2020 08:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Foto: Pemko Banda Aceh

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman membuka secara resmi ajang Science and Art Contest for Lighting Up Education to be Unbreakable Memory (Saleum) VI MAN 1 Banda Aceh, Sabtu (11/1/2020) di halaman sekolah setempat.

Pembukaan ajang tahunan salah satu madrasah favorit di Banda Aceh tersebut ditandai dengan penabuhan Rapai oleh Wali Kota Aminullah bersama Kakankemenag Banda Aceh Asy’ari dan Kepala MAN 1 Nursiah serta sejumlah pejabat lainnya.

Mengusung tema “Menghidupkan Bara dan Cita dalam Kemegahan Zamrud Khatulistiwa”, Saleum VI digelar selama lima hari, 11-15 Januari 2019. “Ada 1.422 peserta dari 141 sekolah di lima provinsi. Saleum tahun ini berlevel nasional,” kata kepala sekolah Nursiah.

Adapun perlombaannya dibagi dalam tiga kategori; SMP/MTS, SMA/MA/SMK, dan umum. Total ada 24 cabang perlombaan di antaranya olimpiade MIPA, cerdas cermat, pidato Bahasa Aceh, pidato Bahasa Arab, Tahfizul Quran, story telling, rapai geleng, nasyid acapella, tajhiz mayit, short movie, fotografi, dan cipta puisi.

Sementara Wali Kota Aminullah secara khusus mengapresiasi penyelenggaraan Saleum VI yang berlevel nasional. “Apresiasi dan rasa bangga saya bagi para siswa MAN 1 Banda Aceh yang mampu menggelar event berskala nasional.

“Semoga terus menjadi agenda tetap dan ke depan lebih meriah lagi. Saya menilai Saleum’ ini telah menjadi model pengembangan science and art di Aceh bahkan di Indonesia, karena tak banyak sekolah yang mampu secara konsisten menyelenggarakan acara seperti ini selama bertahun-tahun,” ungkapnya.

Menurutnya, ajang unjuk kreativitas seperti Saleum ini sangat penting dalam upaya mencetak generasi muda masa depan yang mandiri. “Agar nanti tak terfokus lagi untuk menjadi PNS yang kuotanya semakin sedikit. Tapi jadilah anak-anak yang penuh inovasi dan memiliki skill mumpuni misalnya menguasai bahasa asing agar kelak mampu berdikari,” harapnya.

Penyelenggaraan acara dimaksud, sebutnya, juga akan mendukung sektor pariwisata yang menjadi unggulan Banda Aceh, di samping pendidikan dan sektor-sektor lainnya. “Bagi peserta dari luar Aceh, saya ucapkan selamat datang dan silahkan menikmati beragam kelebihan kota kami. Jangan lupa belanjakan uangnya banyak-banyak di sini,” pintanya. (jun/hba)


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda