Jum`at, 07 Agustus 2026
Beranda / Berita / Aceh / Wapres Tinjau Rehabilitasi Pascabencana di Gayo Lues, Lima Jembatan Permanen Diusulkan

Wapres Tinjau Rehabilitasi Pascabencana di Gayo Lues, Lima Jembatan Permanen Diusulkan

Kamis, 06 Agustus 2026 23:50 WIB

Font: Ukuran: - +

Wakil Presiden Republik Indonesia kembali melakukan kunjungan ke beberapa wilayah yang terdampak di Aceh salah satunya ke Kabupaten Gayo Lues, pada Kamis (6/8/2026). [Foto: Diskominfo GL]


DIALEKSIS.COM | Blangkejeren - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka kembali melakukan kunjungan ke beberapa wilayah yang terdampak di Aceh salah satunya ke Kabupaten Gayo Lues, pada Kamis (6/8/2026).

Dalam kunjungan kedua kalinya di Gayo Lues, Wapres memastikan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh sesuai dengan harapan pemerintah pusat.

Wakil Presiden bersama dengan Wakil Gubernur dan rombongan melakukan peninjauan ke salah satu titik jembatan perintis yang sedang dibangun oleh TNI di Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang.

“Kami dari Pemda juga menyampaikan ada lima jembatan yang kita usulkan untuk pembangunan permanen dan tadi sudah diterima oleh Pak Wapres, InsyaAllah akan ditindak lanjuti ke Kementerian PUPR,” ujar Bupati Gayo Lues, Suhaidi usai mendampingi Wapres kunjungan.

Ia mengatakan, kelima jembatan yang diusulkan langsung ke Wakil Presiden yaitu, jembatan Aih Bobo, jembatan Kendawi, Jembatan Pintu Rime, jembatan Rerebe dan jembatan Rikit Gaib.

“Lima jembatan ini sudah kita minta ke Pak Wapres untuk mengawal nantinya di KemenPU, sehingga pelaksanaan jembatan secara permanen dapat dilaksanakan secepatnya,” ujarnya.

Kata Bupati, Wapres berharap pemerintah daerah dapat melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi, dikarenakan saat ini Kementerian dan Lembaga tengah bergerak bersama-sama untuk melaksanakan rehab rekon di Gayo Lues.

Selain itu, Dandim 0113/GL, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra mengatakan, ia menjelaskan progres jembatan Kendawi yang tengah dibangun mencapai 80 persen kepada Wapres.

“Dengan target sasaran tanggal 15 sudah selesai, kemudian siap operasional 16 Agustus. Kami juga menjelaskan Kodim membangun 56 titik jembatan yang mana 51 jembatan perintis, sembilan diantaranya sudah selesai, dua jembatan beton sudah selesai dan tiga jembatan aramco dua sudah selesai satu lagi tanggal 8 nanti sudah selesai,” jelasnya.

Dandim menambahkan, semua jembatan gantung yang dibangun dapat dilalui oleh sepeda motor, sedangkan jembatan aramco dan jembatan beton dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.

“Progres jembatan gantung bervariasi, karena kita disini paling banyak yaitu 51 titik. Tadi juga atensi dari Bapak Wapres salam untuk prajurit, luar biasa ini merupakan kerja berat karena mengerjakan 56 jembatan. Sehingga, progresnya pun bervariasi, kita akan bertahap namun pada 17 agustus sekitar 20 jembatan gantung sudah selesai,” tutupnya. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI