Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Hendra Kurniawan Pimpin IDI Banda Aceh, Ini Fokus Besarnya

Hendra Kurniawan Pimpin IDI Banda Aceh, Ini Fokus Besarnya

Senin, 27 April 2026 11:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Ratnalia

Dr. Hendra Kurniawan, M.Sc, Sp.P (K) resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Banda Aceh


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dr. Hendra Kurniawan, M.Sc, Sp.P (K) resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Banda Aceh untuk periode 2026“2029. Terpilihnya sosok yang dikenal sebagai dokter spesialis paru tersebut diharapkan mampu membawa organisasi profesi ini semakin adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pasca pelantikan, Dialeksis menghubungi langsung dr. Hendra Kurniawan melalui sambungan selulernya. Dalam keterangannya, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus kesadaran akan tanggung jawab besar yang kini diembannya.

“Atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada saya sebagai Ketua IDI Kota Banda Aceh, tentu ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama. Ini adalah amanah kolektif, bukan kerja individu, sehingga membutuhkan komitmen dan sinergi dari seluruh sejawat,” ujar dr. Hendra.

Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya ke depan akan difokuskan pada penguatan solidaritas internal organisasi serta peningkatan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Ke depan, fokus utama kita adalah memperkuat kesejawatan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta membangun kolaborasi yang lebih solid antar sejawat dan dengan seluruh stakeholder kesehatan, baik pemerintah, akademisi, maupun institusi layanan kesehatan,” tambahnya.

Lebih lanjut, dr. Hendra menilai bahwa tantangan dunia kesehatan saat ini semakin kompleks, mulai dari perkembangan penyakit, transformasi digital di sektor kesehatan, hingga tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang lebih cepat dan berkualitas.

“IDI Banda Aceh harus mampu menjadi organisasi yang tidak hanya menjaga marwah profesi, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa setiap dokter memiliki ruang untuk berkembang, meningkatkan kompetensi, dan tetap berpegang pada etika profesi,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan publik terhadap profesi dokter melalui pelayanan yang humanis dan berintegritas.

“Kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama. Oleh karena itu, kita harus terus menjaga profesionalisme, meningkatkan empati dalam pelayanan, serta memastikan bahwa setiap langkah yang kita ambil berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan pasien,” katanya.

Di akhir pernyataannya, dr. Hendra mengajak seluruh anggota IDI Banda Aceh untuk tetap kompak dan saling mendukung dalam menjalankan roda organisasi.

“Saya berharap kita semua tetap kompak, saling mendukung, dan bersama-sama membawa IDI Banda Aceh menjadi organisasi yang kuat, profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat. Dengan kebersamaan, saya yakin kita mampu menghadirkan perubahan yang lebih baik,” tutupnya.

Ia juga memohon doa dan dukungan dari seluruh sejawat agar amanah tersebut dapat dijalankan dengan baik.

“Mohon doa dan dukungan dari seluruh sejawat. Semoga kita dapat menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian untuk masyarakat,” pungkasnya.

Dengan kepemimpinan baru ini, IDI Banda Aceh diharapkan semakin solid dalam memperkuat peran dokter sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan, sekaligus menjadi organisasi profesi yang mampu menjawab kebutuhan zaman.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI