Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / Astronom Temukan Planet Aneh di Luar Tata Surya, Dipenuhi Magma dan Gas Beracun

Astronom Temukan Planet Aneh di Luar Tata Surya, Dipenuhi Magma dan Gas Beracun

Kamis, 19 Maret 2026 11:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Gambaran artistik dari eksoplanet bernama L 98-59 d, yang ditampilkan dengan potongan untuk memperlihatkan bagian dalamnya, mengorbit bintang katai merah, dengan dua planet saudaranya, terlihat dalam gambar ini yang dirilis pada 16 Maret 2026. [Foto: Mark A. Garlick via Reuters]


DIALEKSIS.COM | AS - Para astronom mungkin telah menemukan jenis planet baru di luar tata surya kita, menurut penelitian terbaru.

Planet ekstrasolar ini, yang diberi nama "L 98-59 d," pertama kali diidentifikasi pada tahun 2019, tetapi pengamatan lebih lanjut menggunakan teleskop berkekuatan tinggi telah memungkinkan para ilmuwan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang iklimnya.

Para peneliti sekarang mengetahui bahwa L 98-59 d memiliki beberapa karakteristik yang tidak biasa. Planet ini ditutupi oleh lautan yang terbuat dari magma dan memiliki atmosfer yang terbuat dari belerang, menurut sebuah makalah yang diterbitkan Senin di Nature Astronomy.

Ini adalah planet berbatu, dengan radius sekitar 1,63 kali lebih besar dan massa sekitar 1,64 kali massa Bumi, menurut NASA.

Susunan L 98-59 d tidak konsisten dengan skenario asal usul yang sebelumnya dijelaskan oleh para astronom untuk planet seukuran itu. Dalam skenario bintang katai gas, planet diyakini membentuk inti batuan yang mengakumulasi sejumlah kecil hidrogen-helium selama proses pembentukan. Dalam skenario dunia air, planet mengandung sejumlah besar air cair atau beku.

Eksoplanet baru ini tidak menunjukkan keduanya. Mantelnya kemungkinan besar terdiri dari batuan silikat cair, dan susunan atmosfernya menunjukkan kandungan sulfur dan hidrogen awal yang substansial, di mana ia telah berevolusi untuk memiliki "atmosfer kaya volatil," menurut para peneliti.

Hal ini menjadikan L 98-59 d, yang berjarak 35 tahun cahaya dari Bumi, sebagai lingkungan yang tidak mungkin untuk menopang kehidupan.

Atmosfer planet ekstrasolar ini mengandung gas-gas seperti air, sulfur dioksida, dan hidrogen sulfida -- yang dapat berbau seperti telur busuk, terutama saat dibakar.

L 98-59 d dideteksi oleh Teleskop James Webb, teleskop paling kuat yang pernah diluncurkan ke luar angkasa. Sejak 2021, teleskop ini telah membuat beberapa penemuan menakjubkan saat mengorbit matahari, termasuk beberapa planet ekstrasolar yang sebelumnya tidak terlihat oleh para astronom. [jj/abc news]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI