Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / Australia Barat Kembali Dilanda Serangan Hiu Mematikan

Australia Barat Kembali Dilanda Serangan Hiu Mematikan

Sabtu, 16 Mei 2026 17:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Para pengunjung pantai di Queenscliff Beach berjalan melewati rambu peringatan penampakan hiu di Sydney, Australia, 20 Januari 2026 [Foto: Jeremy Piper/Reuters]


DIALEKSIS.COM | Australia - Seorang pria meninggal dunia akibat luka-lukanya setelah diserang hiu putih besar di Australia Barat, kata pihak berwenang.

Serangan itu terjadi tepat sebelum pukul 10 pagi waktu setempat, Sabtu (16/5/2026) di lepas pantai Pulau Rottnest, sebelah barat kota Perth, kata polisi Australia Barat dalam sebuah pernyataan.

ABC News Australia melaporkan bahwa korban berusia 38 tahun itu dibawa dengan perahu ke Dermaga Geordie Bay, tempat paramedis dan polisi melakukan CPR. Ia meninggal di tempat kejadian.

Gambar yang diterbitkan oleh media tersebut menunjukkan ambulans dan kru penyelamat berkumpul di tempat menyelam dan memancing yang populer, Horseshoe Reef.

Departemen Industri Primer dan Pembangunan Regional mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa hiu tersebut berukuran empat meter (13 kaki) dan mengkonfirmasi bahwa itu adalah hiu putih besar yang panjang.

Serangan tersebut menandai serangan hiu fatal pertama di Australia Barat sejak Maret lalu, ketika seorang pria diserang saat berselancar di Pantai Wharton di daerah terpencil.

Serangkaian serangan di sepanjang pantai timur negara itu awal tahun ini memicu penutupan beberapa pantai di New South Wales.

September lalu, serangan fatal yang jarang terjadi terjadi di lepas pantai Sydney, menewaskan seorang peselancar berpengalaman berusia 50-an.

Serangan mematikan terakhir di Sydney sebelum itu terjadi pada tahun 2022, ketika seorang instruktur selam Inggris berusia 35 tahun menjadi orang pertama yang tewas dalam serangan di lepas pantai kota itu dalam hampir 60 tahun.

Sebagian besar serangan hiu terjadi di sepanjang pantai timur dan tenggara Australia, dengan rata-rata 20 insiden seperti itu per tahun, menurut Institut Kesehatan dan Kesejahteraan Australia. [AFP & Reuters/Aljazeera]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI