Minggu, 05 Juli 2026
Beranda / Berita / Dunia / Kim Jong Un Uji Rudal dari Kapal Perusak, Angkatan Laut Korut Dikebut Modernisasi

Kim Jong Un Uji Rudal dari Kapal Perusak, Angkatan Laut Korut Dikebut Modernisasi

Minggu, 05 Juli 2026 16:30 WIB

Font: Ukuran: - +



Kim Jong Un menyaksikan sendiri uji coba serangkaian senjata baru Korut termasuk rudal berkemampuan nuklir dari kapal destroyer seberat 5 ribu ton. Foto: KCNA/Reuters


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kembali menunjukkan ambisi militernya di sektor maritim. Ia memantau langsung uji peluncuran rudal jelajah strategis dan sejumlah sistem persenjataan dari kapal perusak Angkatan Laut Korea Utara, Kang Kon.

Uji coba tersebut dilaporkan berlangsung pada Jumat (3/7/2026) dan diumumkan media pemerintah Korea Utara, KCNA, pada Minggu (5/7/2026). Mengutip Reuters, pengujian itu dilakukan sebagai bagian dari evaluasi sistem tempur kapal perang baru Korea Utara.

Dalam uji coba tersebut, Korea Utara mengevaluasi sejumlah kemampuan kapal perusak Kang Kon, mulai dari sistem anti-kapal, anti-kapal selam, pertahanan udara, deteksi target, pemrosesan informasi, sistem daya tembak terintegrasi, meriam laut, meriam otomatis, hingga perangkat perang elektronik.

Kim Jong Un disebut menerima pengarahan mengenai program evaluasi persenjataan kapal sebelum menyaksikan langsung peluncuran rudal jelajah strategis dan uji coba sistem tempur lainnya. KCNA melaporkan Kim memuji kemajuan terbaru dalam pengembangan persenjataan Korea Utara.

Ia juga meminta jajaran militernya terus memperkuat kemampuan pencegahan perang dan kesiapan tempur. Menurut laporan KCNA, Kim memerintahkan agar rangkaian uji coba Kang Kon segera diselesaikan dan kapal perusak tersebut dapat masuk dinas Angkatan Laut Korea Utara dalam waktu dua bulan.

Kang Kon merupakan kapal perusak berbobot sekitar 5.000 ton. Kapal ini menjadi bagian dari upaya modernisasi Angkatan Laut Korea Utara yang dalam beberapa tahun terakhir semakin ditonjolkan oleh Pyongyang.

Akhir Juni lalu, Korea Utara telah menugaskan kapal perusak Choe Hyon, yang juga berada dalam kelas 5.000 ton. Kang Kon direncanakan menyusul masuk jajaran operasional sebagai bagian dari perluasan kekuatan laut negara tersebut.

Dalam rencana militernya, Kim Jong Un menyerukan pembangunan dua kapal perang kelas ini setiap tahun selama lima tahun ke depan. Ia juga telah menguraikan rencana pembangunan kapal perang yang lebih besar, yakni kelas 10.000 ton.

Laporan Associated Press menyebut uji coba terbaru itu juga menjadi bagian dari ambisi Kim untuk membangun kekuatan laut yang memiliki kemampuan nuklir. Rudal jelajah yang diuji dari kapal perusak tersebut disebut berpotensi membawa hulu ledak nuklir, meski efektivitas operasional kapal-kapal baru Korea Utara masih menjadi perhatian para pengamat keamanan kawasan.

Kang Kon sendiri sebelumnya dilaporkan sempat mengalami insiden saat proses peluncuran pada 2025. Kapal tersebut kemudian diperbaiki sebelum kembali ditampilkan dalam rangkaian uji kemampuan tempur terbaru.

Modernisasi angkatan laut menjadi salah satu fokus baru Pyongyang di tengah ketegangan yang terus berlangsung di Semenanjung Korea. Selama ini, Korea Utara lebih dikenal lewat pengembangan rudal balistik, artileri jarak jauh, dan program nuklir darat.

Namun, penguatan armada laut menunjukkan Pyongyang sedang berusaha memperluas dimensi daya gentarnya, tidak hanya di darat dan udara, tetapi juga di wilayah perairan. Langkah ini berpotensi menambah kompleksitas keamanan di kawasan Asia Timur, terutama bagi Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat yang selama ini memantau ketat aktivitas militer Korea Utara.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
dishes