DIALEKSIS.COM | AS - Meta, perusahaan induk Facebook, telah mencapai kesepakatan tenaga nuklir dengan tiga perusahaan seiring upaya mereka mencari sumber listrik untuk pusat data kecerdasan buatan (AI) mereka.
Meta mencapai kesepakatan dengan TerraPower, Oklo, dan Vistra untuk tenaga nuklir bagi pusat data AI Prometheus yang sedang dibangun di New Albany, Ohio. Meta mengumumkan Prometheus, yang akan menjadi klaster 1 gigawatt yang tersebar di beberapa gedung pusat data, pada bulan Juli. Diperkirakan akan mulai beroperasi tahun ini.
Syarat keuangan dari kesepakatan dengan TerraPower, Oklo, dan Vistra tidak diungkapkan.
Meta yang dipimpin Mark Zuckerberg mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (9/1/2026) bahwa ketiga kesepakatan tersebut akan mendukung hingga 6,6 gigawatt energi bersih baru dan yang sudah ada pada tahun 2035.
“Proyek-proyek ini menambah daya yang andal dan stabil ke jaringan listrik, memperkuat rantai pasokan nuklir Amerika, dan mendukung lapangan kerja baru dan yang sudah ada untuk membangun dan mengoperasikan pembangkit listrik Amerika,” kata perusahaan tersebut.
Meta menyatakan bahwa kesepakatannya dengan TerraPower akan menyediakan pendanaan yang mendukung pengembangan dua unit Natrium baru yang mampu menghasilkan hingga 690 megawatt daya tetap dengan pengiriman paling cepat pada tahun 2032. Kesepakatan ini juga memberi Meta hak atas energi dari hingga enam unit Natrium lainnya yang mampu menghasilkan 2,1 gigawatt dan ditargetkan untuk pengiriman pada tahun 2035.
Meta juga akan membeli lebih dari 2,1 gigawatt energi dari dua pembangkit listrik tenaga nuklir Vistra yang beroperasi di Ohio, selain energi dari perluasan di dua pembangkit di Ohio dan pembangkit Vistra ketiga di Pennsylvania.
Kesepakatan dengan Oklo, yang salah satu investor terbesarnya adalah Sam Altman dari OpenAI, akan membantu mengembangkan kampus pembangkit listrik 1,2 gigawatt di Pike County, Ohio untuk mendukung pusat data Meta di wilayah tersebut.
Kesepakatan tenaga nuklir ini muncul setelah Meta mengumumkan pada bulan Juni bahwa mereka telah mencapai kesepakatan 20 tahun dengan Constellation Energy. [AP]