Beranda / Berita / Dunia / Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian 2020, Ini Namanya ?

Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian 2020, Ini Namanya ?

Sabtu, 12 Desember 2020 08:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Ilustrasi Hadiah Nobel. /PIXABAY/fill


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Hadiah Nobel Perdamaian sempat dihebohkan dengan pendaftaran Donald Trump, Vladimir Putin, Benjamin Netanyahu, dan Pangeran Mohamed bin Zayed sebagai nominasinya.

Namun, penghargaan Nobel Perdamaian 2020 akhirnya diserahkan kepada lembaga pangan dunia milik PBB, World Food Programme (WFP). Hadiah Nobel Perdamaian 2020 diserahkan di kantor WFP di Roma, Italia, alih-alih diberikan di Oslo, Norwegia pada Kamis 10 Desember 2020.

Direktur Eksekutif WFP David Beasley mengatakan penyerahan hadiah itu merupakan apresiasi atas 'kerja kami melawan kelaparan, mencegah gejolak negara' serta menciptakan stabilitas dan perdamaian. Sebelum David menerima medali dan sertifikat, Kepala Komite Nobel mengucapkan beberapa patah kata kepada khalayak.

"Kita tetap bersama meskipun jarak menghalangi kita karena pandemi ini," kata Berit Reiss-Andersen yang berbicara secara virtual dari Oslo dikutip Pikiran-Rakyat.com dari TRT World.

Sementara itu, David menyebut penyerahan Hadiah Nobel Perdamaian 2020 kepadanya 'lebih dari sekedar ucapan terima kasih. Ini panggilan untuk bergerak.

"Karena begitu banyak perang, perubahan iklim, dan meluasnya kelaparan yang digunakan sebagai senjata politik dan militer," kata dia.

"Dan pandemi global membuat semuanya semakin parah secara eksponensial--270 juta orang akan alami kelaparan," ujar David.

"30 juta di antaranya tergantung pada kita dan bisa 100 persen bertahan hidup," ucapnya.

Ia menyebut situasi saat ini penuh dengan ironi karena setelah seabad 'upaya pemberantasan kemiskinan yang ekstrem', tetap banyak masyarakat di ambang kelaparan.

"Saya tak tidur dalam kondisi memikirkan anak-anak yang telah kami selamatkan," ujar David.

"Kami tidur sembari menangisi anak-anak yang tak mampu kami selamatkan," kata dia.

David mengatakan WFP tak punya uang dan akses yang cukup untuk menyelamatkan semua anak yang kelaparan di berbagai belahan bumi ini.

"Kami harus menentukan, mana anak yang makan, mana anak yang tidak makan, mana anak yang tetap hidup, mana anak yang harus direlakan mati," ucap Direktur Eksekutif WFP itu.

Ia pun memohon kepada dunia untuk membantu mereka menyelamatkan orang-orang yang di ambang kelaparan.

"Tolong, jangan buat kami harus memilih siapa yang hidup, siapa yang mati. Ayo beri makan mereka semua!" kata David.

Hadiah Nobel biasanya diserahkan di Stockholm, Swedia, negara kelahiran pendiri penghargaan tersebut, Albert Nobel setiap 10 Desember.

Namun khusus untuk Nobel Perdamaian, acara digelar di negara tetangga, Norwegia. Sebelumnya, panitia berencana mengundang 100 tamu tahun ini alih-alih mengajak 1.000 orang, jumlah tamu yang biasa diundang beberapa tahun ke belakang.

Akan tetapi, pandemi di Eropa belum juga usai. Bahkan, beberapa negara masih kewalahan menangani gelombang kedua pandemi Covid-19.

Akibatnya, Hadiah Nobel diserahkan kepada 12 pemenang dalam enam kategori secara terpisah di masing-masing negara. Hadiah Nobel diserahkan bersama uang senilai 10 juta Krona Swedia atau setara dengan Rp16,7 miliar.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
Komentar Anda