Beranda / Berita / Dunia / Polisi Sidney: Serangan Mal Bondi Junction, Pembunuh Jelas Targetkan Perempuan

Polisi Sidney: Serangan Mal Bondi Junction, Pembunuh Jelas Targetkan Perempuan

Senin, 15 April 2024 15:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Empat korban (searah jarum jam dari kiri): Jade Young, Ashlee Good, Faraz Tahir dan Pikria Darchia. [Foto: BBC]


DIALEKSIS.COM | Sidney - Pria yang melakukan aksi penikaman di pusat perbelanjaan Sydney tampaknya menargetkan wanita, kata polisi.

Joel Cauchi (40) membuat kompleks Westfield Bondi Junction yang padat menjadi panik pada hari Sabtu (13/4/2024), ketika dia mulai menikam orang dengan pisau panjang.

Lima dari enam orang yang meninggal adalah perempuan. Beberapa orang lainnya, termasuk seorang bayi perempuan, terluka.

Komisaris polisi New South Wales mengatakan kepada ABC News Australia bahwa "jelas" Cauchi berfokus pada perempuan.

Satu-satunya laki-laki yang tewas dalam serangan itu adalah penjaga keamanan Faraz Tahir (30) yang mencoba campur tangan.

Korban lainnya adalah Jade Young,(47); Pikria Darchia (55); Fajar Singleton (25); Ashlee Baik (38); dan Cheng Yixuan, yang diyakini berusia 20-an.

"Video-video itu berbicara sendiri, bukan?" kata komisaris Karen Webb.

"Bagi saya, jelas bagi para detektif bahwa pelaku fokus pada perempuan dan menghindari laki-laki. Kami tidak tahu apa yang ada dalam pikiran pelaku dan itulah mengapa sekarang penting bagi para detektif untuk menghabiskan begitu banyak waktu untuk mewawancarai orang-orang yang mengenalnya," lanjut Webb.

Pihak berwenang sebelumnya mengatakan serangan itu kemungkinan besar "berhubungan dengan kesehatan mental" Cauchi, yang ditembak mati oleh seorang petugas polisi pada hari Sabtu.

Ayahnya, Andrew Cauchi, mengatakan kepada wartawan bahwa putranya telah berjuang melawan penyakit mental dan baru-baru ini berhenti dari pengobatannya.

"Bagi Anda dia adalah monster. Bagi saya, dia adalah anak yang sangat sakit-sakitan," katanya dalam sebuah video yang diunggah oleh surat kabar The Australian.

"Dia ingin punya pacar, tapi dia tidak punya keterampilan sosial dan dia merasa sangat frustrasi," tambahnya, ketika ditanya mengapa putranya menargetkan wanita.

Good ditikam secara fatal ketika mencoba melindungi bayi perempuannya yang berusia sembilan bulan, yang juga terluka dan dilarikan ke ruang operasi. Setelah berjam-jam menjalani operasi darurat, kondisi bayi tersebut telah membaik secara signifikan, kata pejabat negara.

“Di masa-masa tergelap terkadang muncul cahaya paling terang dan ini adalah sesuatu yang membuat seluruh negara kita menahan napas,” kata Menteri Kesehatan New South Wales Ryan Park pada hari Senin (15/4/2024).

Albanese membenarkan bahwa Cheng adalah seorang pelajar Tiongkok yang sedang belajar di Sydney. Anggota keluarganya telah diberitahu dan saat ini sedang dalam perjalanan ke Australia, ABC News melaporkan.

Dalam sebuah unggahan di media sosial, tempat kerja Singleton, yang merupakan seorang pengecer fesyen di mal, mengingatnya sebagai "orang yang manis, baik hati, dan memiliki seluruh kehidupan di depannya".

Tahir adalah seorang pengungsi dari Pakistan yang baru berada di Australia "untuk jangka waktu singkat", kata perdana menteri kepada radio Triple M pada hari Senin.

Empat orang yang terluka dalam aksi mengamuk tersebut telah keluar dari rumah sakit. Delapan orang lainnya masih menerima perawatan dalam kondisi mulai dari serius hingga stabil menurut media lokal.

Pasukan penyerang khusus telah dibentuk untuk menyelidiki insiden tersebut, dan Kepolisian New South Wales mengatakan akan memakan waktu berbulan-bulan untuk menyampaikan temuannya.

Perdana Menteri New South Wales Chris Minns mengatakan "serangan yang menghancurkan dan penuh kekerasan" telah mengguncang "semua orang di kota", sambil mengumumkan penyelidikan senilai A$18 juta ($11,6 juta; £9,3 juta) mengenai tanggapan polisi, dan interaksi yang dilakukan pembunuh sebelumnya. miliki dengan lembaga pemerintah.

Ia juga mengisyaratkan kemungkinan mendirikan tugu peringatan permanen di Bondi untuk mengenang keenam korban tersebut.

Cauchi sudah dikenal polisi tetapi belum pernah ditangkap atau didakwa di negara bagian asalnya, Queensland. Dia telah hidup berpindah-pindah selama beberapa tahun dan pertama kali didiagnosis menderita penyakit mental pada usia 17 tahun, kata Polisi Queensland.

Ketika ditanya tentang interaksi Cauchi dengan Kepolisian New South Wales, asisten komisaris Anthony Cooke mengatakan dia hanya menyadari “situasi seperti ini” ketika dia sedang tidur nyenyak.

Park mengatakan tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa Cauchi pernah mengakses pengobatan di New South Wales untuk masalah kesehatan mental, namun akan ada "penyelaman lebih dalam" ke dalam sejarahnya.

Serangan tersebut yang terjadi di salah satu pusat perbelanjaan terbesar dan terpopuler di Australia telah mengejutkan Australia, dimana pembunuhan massal jarang terjadi.

Bendera di seluruh negara dikibarkan setengah tiang pada hari Senin dan layar Gedung Opera Sydney akan dinyalakan sebagai penghormatan kepada para korban.

Kerumunan pelayat berbondong-bondong ke Bondi Junction, meninggalkan bunga dan kartu untuk mereka yang tewas dalam serangan itu. [bbc]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda