Senin, 01 September 2025
Beranda / Berita / Dunia / Tokoh Nasionalis Ukraina Andriy Parubiy Tewas Ditembak di Lviv

Tokoh Nasionalis Ukraina Andriy Parubiy Tewas Ditembak di Lviv

Minggu, 31 Agustus 2025 13:30 WIB

Font: Ukuran: - +


Andriy Parubiy anggota parlemen Ukraina ditembak mati. Foto: net


DIALEKSIS.COM | Ukraina - Dunia politik Ukraina kembali diguncang tragedi. Seorang nasionalis sekaligus anggota parlemen senior, Andriy Parubiy, ditembak mati dalam sebuah serangan bersenjata di kota Lviv, Ukraina barat, pada Sabtu (30/8). Pelaku penembakan dilaporkan masih buron hingga kini.

Menurut kepolisian, Parubiy ditembak beberapa kali dengan senjata api laras pendek. Polisi menduga insiden itu bukan serangan spontan, melainkan “direncanakan dengan matang”. Parubiy, yang pernah menjabat sebagai Ketua Parlemen Ukraina, meninggal di lokasi kejadian sebelum tim medis tiba, sebagaimana disampaikan Kepala Administrasi Militer Wilayah Lviv, Maksym Kozitskiy.

Presiden Volodymyr Zelensky mengecam keras pembunuhan tersebut. Dalam pernyataannya di media sosial, Zelensky menyebut aksi itu sebagai “pembunuhan yang mengerikan” sekaligus bukti adanya perencanaan yang sistematis.

Sejumlah pemimpin Eropa pun menyampaikan belasungkawa. Presiden Parlemen Eropa Roberta Metsola mengaku “sangat terkejut” atas kabar kematian Parubiy. Dukungan serupa datang dari pejabat Estonia dan Polandia yang menyampaikan penghormatan kepada sang tokoh.

Andriy Parubiy wafat pada usia 54 tahun. Ia telah aktif dalam dunia politik Ukraina sejak era runtuhnya Uni Soviet pada 1990. Parubiy ikut mendirikan Partai Sosial-Nasional Ukraina pada 1991, meski kemudian meninggalkan partai itu. Karier legislatifnya berlangsung sejak 2007 hingga akhir hayatnya.

Parubiy dikenal sebagai salah satu figur utama dalam dua momen besar politik Ukraina: Revolusi Oranye 2004 dan Revolusi Maidan 2013 - 2014. Pada masa protes Maidan, ia memimpin ribuan demonstran yang membangun kota kecil di Lapangan Kemerdekaan, Kyiv. Usai revolusi, ia dipercaya menjabat Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional pada 2014.

Pada 2019, Parubiy menandatangani undang-undang yang mewajibkan penggunaan bahasa Ukraina di sektor publik tertentu. Ia menyebut hari itu sebagai “momen bersejarah” bagi bangsa Ukraina.

Kematian Parubiy memicu duka dan kemarahan luas. Anggota parlemen Iryna Gerashchenko menyebut peristiwa itu sebagai “terorisme”. Sementara mantan Presiden Petro Poroshenko menyatakan, “Parubiy ditembak mati oleh monster di Lviv.”

“Ini bukan sekadar tembakan terhadap seorang individu. Ini adalah tembakan terhadap tentara, terhadap bahasa, terhadap iman, terhadap jantung Ukraina,” ujar Poroshenko menegaskan.

Hingga kini, pihak kepolisian Ukraina terus melakukan penyelidikan intensif. Pelaku penembakan masih dalam pengejaran dan disebut sebagai ancaman serius bagi stabilitas politik di Ukraina.

Keyword:


Editor :
Redaksi

Berita Terkait
    perkim, bpka, Sekwan
    riset-JSI
    pelantikan padam
    17 Augustus - depot
    sekwan - polda
    damai -esdm
    bpka