Kamis, 17 September 2026
Beranda / Ekonomi / BSI Cetak Sejarah, Jadi Bank Pertama Indonesia Kantongi Sertifikasi Privasi Data Global

BSI Cetak Sejarah, Jadi Bank Pertama Indonesia Kantongi Sertifikasi Privasi Data Global

Kamis, 17 September 2026 12:00 WIB

Font: Ukuran: - +

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan pencapaian baru di industri perbankan nasional. BSI menjadi bank pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 tentang Privacy Information Management System (PIMS) atau Sistem Manajemen Informasi Privasi. [Foto: Humas BSI]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan pencapaian baru di industri perbankan nasional. BSI menjadi bank pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 tentang Privacy Information Management System (PIMS) atau Sistem Manajemen Informasi Privasi.

Sertifikasi tersebut menjadi bagian dari komitmen BSI dalam memperkuat perlindungan data pribadi dan tata kelola privasi nasabah. Langkah ini juga disebut mendukung transformasi strategis Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia dalam membangun institusi keuangan nasional berdaya saing global.

Sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 diterapkan pada dua layanan utama BSI, yakni super app BYOND by BSI dan layanan Customer Care. Hingga Juni 2026, BSI memiliki lebih dari 24 juta nasabah dan mencatat lebih dari 400 juta transaksi melalui BYOND.

Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta mengatakan sertifikasi tersebut memperkuat tata kelola privasi data nasabah dengan standar keamanan yang terukur dan berkelanjutan.

"Menjadi bank pertama yang meraih sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 adalah pencapaian penting sekaligus amanah bagi BSI. Bagi kami, pelindungan data pribadi adalah cerminan langsung dari implementasi nilai-nilai syariah dalam menjaga kepercayaan nasabah," ujar Bob, Kamis (17/9/2026).

Menurut Bob, perlindungan data menjadi bagian dari budaya kerja BSI yang mengusung nilai EMAS, yakni Empati Melayani Antusias Sepenuh Hati. Komitmen tersebut tidak hanya diterapkan melalui pelayanan di kantor cabang, tetapi juga dalam pengamanan layanan digital.

Pada BYOND by BSI, penerapan standar ISO/IEC 27701:2025 dilakukan dengan pendekatan privacy-by-design, termasuk pengendalian akses, mitigasi risiko privasi, dan pemantauan secara berkelanjutan. Sementara pada layanan Customer Care, proses verifikasi identitas dan pemenuhan hak subjek data nasabah mengikuti praktik internasional.

BSI menyebut penguatan layanan dan keamanan data juga mendapat pengakuan melalui peringkat kedua Bank CX Tracker 2026. Direktur Compliance & Human Capital BSI Arief Adhi Sanjaya mengatakan sertifikasi tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas penguatan tata kelola privasi dan keamanan informasi di seluruh ekosistem BSI.

"Sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 ini bukanlah garis akhir, melainkan langkah strategis kami untuk terus memperkuat tata kelola privasi dan keamanan informasi di seluruh ekosistem layanan BSI," kata Arief.

Ia menambahkan BSI akan meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia serta memperluas budaya perlindungan data di seluruh lini organisasi. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya BSI mewujudkan visi sebagai Top 5 Global Islamic Bank. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI