Beranda / Ekonomi / Kadisbudpar Yakin Event PKA Bisa Bangkitkan Ekonomi Masyarakat Aceh

Kadisbudpar Yakin Event PKA Bisa Bangkitkan Ekonomi Masyarakat Aceh

Minggu, 22 Oktober 2023 12:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Nora

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Almuniza Kamal. [Foto: IST]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pengamat Ekonomi Rustam Effendi menyebutkan, sektor pariwisata menjadi salah satu tulang punggung perekonomian diBumi Serambi Mekkah. Untuk itu pemerintah perlu mengenjot berbagai program wisata di Aceh agar bisa menghasilkan pendapatan asli daerah mengingat dana Otsus Aceh yang semakin tahun semakin berkurang.

Merespons hal itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Almuniza Kamal menyatakan sepakat dengan pernyataan Rustam Effendi.

Selama ini, kata Almuniza, Pemerintah Aceh melalui Disbudpar telah mengadakan berbagai event secara berkala dan terbukti bisa meningkatkan pendapatan pelaku UMKM di Aceh.

"Contoh, di event Aceh Culinary Festival 2022, ada lebih kurang 700 menu kuliner tradisional Aceh dan nusantara khususnya tersaji dan diminati oleh para pengunjung, dengan transaksi berkisar mencapai Rp 6 miliar," sebutnya kepada Dialeksis.com, Minggu (22/10/2023).

Lebih lanjut, Almuniza menjelaskan, ada 3 hal yang mendasari kunjungan wisatawan ke Aceh. Pertama, karena akses penerbangan sudah terbuka luas. Kedua, penginapan terutama di Banda Aceh sudah ada hotel yang baru, saat ini pun Pemko Banda Aceh sedang mengakses investasi sebesar-besarnya.

Kedepan, kata Almuniza, akan ada event akbar yakni Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8. Dari acara tersebut tentu akan menjadi peluang besar bagi Aceh untuk memperbaiki perekonomian, karena PKA digelar lebih dari pada 3 hari, bisa mendatangkan seseorang lebih lama ke suatu tempat.

"Efek dari pariwisata ini multiplier effect mulai dari restoran, transportasi, jajanan, hingga tempat wisata bisa hidup. tinggal dukungan dari semua pihak dan meyakini bahwa sektor pariwisata adalah sektor yang paling memungkinkan untuk menaikkan pendapatan masyarakat," jelasnya.

Almuniza menjelaskan bahwa Aceh sudah punya ekosistem wisata terutama di wilayah Banda Aceh, Aceh Besar dan Sabang.

"Ekosistem pariwisata kita sudah hidup tinggal bagaimana mensinergikan seluruh stakeholder yaitu dari sisi infrastruktur dan SDM yang siap menerima kunjungan tamu," terangnya.

Menurutnya, PKA adalah suatu bentuk program kolaboratif yang melibatkan seluruh kabupaten kota berkumpul untuk pertunjukan budaya masing-masing.

Tak hanya itu, sambungnya, BUMN dan BUMD juga ikut terlibat, kolaboratif sangat sempurna di PKA ini, diharapkan bisa jadi salah satu cara menghidupkan ekonomi masyarakat.

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI
Komentar Anda