Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / UMKM Indonesia Tembus Pasar Afrika, Ekspor Gula Kelapa Rp1,1 Miliar ke Ghana

UMKM Indonesia Tembus Pasar Afrika, Ekspor Gula Kelapa Rp1,1 Miliar ke Ghana

Rabu, 22 April 2026 22:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Pelepasan ekspor 24 ton gula kelapa organik dan gula kelapa cair natural dikirim ke Ghana dengan nilai mencapai USD63.400 atau sekitar Rp1,1 miliar. [Foto: dok. K-UMKM]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong ekspansi pasar nontradisional dengan melepas ekspor produk gula kelapa ke Afrika. Sebanyak 24 ton gula kelapa organik dan gula kelapa cair natural dikirim ke Ghana dengan nilai mencapai USD63.400 atau sekitar Rp1,1 miliar.

Pelepasan ekspor dilakukan di Semarang pada Selasa (21/4/2026). Produk tersebut merupakan hasil produksi CV Mannah Anugerah Sejahtera dan difasilitasi melalui buyer internasional asal Swiss, HPW Fresh and Dry Ltd.

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, mengatakan ekspor ini menjadi bukti konkret bahwa pelaku usaha menengah Indonesia mampu bersaing di pasar global, termasuk memenuhi standar kualitas internasional.

“Produk gula kelapa organik yang diekspor tidak hanya mencerminkan keunggulan komoditas berbasis sumber daya lokal, tetapi juga menunjukkan bahwa usaha menengah Indonesia mampu memenuhi standar kualitas global,” ujar Bagus dalam keterangan resmi, Rabu (22/4/2026).

Ia menambahkan capaian ini tidak lepas dari program Selling Mission Eropa 2025 yang diinisiasi Kementerian UMKM bersama Swiss Import Promotion Programme (SIPPO). Program tersebut ditujukan untuk membuka akses pasar baru sekaligus memperluas jejaring bisnis internasional bagi pelaku UMKM.

Sementara itu, Asisten Deputi Perluasan Pasar Usaha Menengah Kementerian UMKM, Harun, menilai ekspor ini menunjukkan efektivitas fasilitasi pemerintah dalam mendorong UMKM naik kelas. 

"Ke depan, kami akan terus memperluas promosi ekspor melalui business matching, kurasi produk, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha,” ujarnya.

Dari sisi mitra, Export Promotion Manager SIPPO Indonesia, Andina Auria Dwi Putri, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin. Ia menyebut kerja sama tersebut membantu importir mendapatkan pemasok berkualitas yang telah melalui proses kurasi sesuai kebutuhan pasar global. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI