Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pertahanan dan Keamanan / Fatalitas Kecelakaan Lalu Lintas Turun 25% Selama Operasi Lilin 2025

Fatalitas Kecelakaan Lalu Lintas Turun 25% Selama Operasi Lilin 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 21:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho S.H, M.Hum. [Foto: Humas KP]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyebut penurunan fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Lilin 2025 sebagai capaian signifikan dalam pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Berdasarkan data Korlantas Polri, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas turun hingga 25 persen, dari 450 orang pada Operasi Lilin tahun sebelumnya menjadi 338 orang pada Operasi Lilin 2025. Selain itu, jumlah peristiwa kecelakaan juga mengalami penurunan sekitar 7 persen, dari 2.900 kejadian menjadi 2.793 kejadian.

“Ini indikator keberhasilan yang nyata. Fatalitas korban meninggal dunia turun 25 persen. Artinya upaya pengamanan, rekayasa lalu lintas, dan kehadiran personel di lapangan berdampak langsung pada keselamatan masyarakat,” ujar Irjen Agus saat memimpin Apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pasca Operasi Lilin 2025 di Command Center KM 29, Bekasi, Jumat (2/1/2025).

Kakorlantas menjelaskan, capaian tersebut menunjukkan efektivitas strategi pengendalian lalu lintas selama masa libur panjang, termasuk pengaturan arus di jalan tol, arteri, hingga kawasan rawan kecelakaan. Penurunan peristiwa menonjol juga tercatat, dari tiga kejadian pada tahun sebelumnya menjadi satu kejadian pada tahun ini.

Menurutnya, hasil tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran, mulai dari personel di pos pengamanan, petugas di jalan tol dan arteri, hingga para perwira pengendali wilayah. Dampaknya, situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) selama Nataru relatif terkendali.

“Angka ini menunjukkan bahwa kehadiran polisi di lapangan bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi benar-benar menyelamatkan nyawa. Ini sejalan dengan komitmen Decade of Action for Road Safety,” tegasnya.

Meski Operasi Lilin telah berakhir, Kakorlantas memastikan pemantauan lalu lintas tetap dilakukan melalui KRYD, terutama untuk mengantisipasi arus balik. Fokus utama tetap pada pencegahan kecelakaan dan menjaga agar tren penurunan fatalitas dapat dipertahankan. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI